Masyarakat Desa Aeng Batu Batu Takalar Mulai Menggeliat Sambut New Normal

INIPASTI.COM, TAKALAR- Suasana dan dinamika masyarakat yang tersaji hari ini pertengahan Juni 2020 tepatnya Di Desa Aeng Batu-Batu Kecamatan Galesong-Utara, Kabupaten Takalar, perlahan mulai menggeliat menyebut new normal, ini kondisi berbeda dengan bulan sebelumnya yang pengawasan begitu sangat ketat.

Kondisi kini telah mulai agak dilonggarkan menyambut pemberlakukan new normal.

Inline Ad

Namun, pemerintah masih memperketat protokol kesehatan ditengah kesibukan masyarakat beraktivitas.

Kondisi di Desa Aeng Batu-Batu, jika dilihat dari sisi perekonomian seperti pasar yang terletak di Aeng Towa sudah sangat ramai dikarenakan terlihatv banyak pengunjung yang berdatangan membeli bahan pokok seperti sembako serta kebutuhan lainnya.

Untuk sisi pencaharian masyarakat disini dikenal sebagai pelaut sejati, dikarenakan hampir 80 persen mata pencaharian penduduk mengandalkan hasil tangkapan ikan dan hasil laut lainnya untuk saat ini tidak ada lagi hambatan untuk melaut dan mencari nafkah.

Baca Juga:  Teletubbies Drink Kini Hadir di Makassar

Dikarenakan kekawatiran masyarakat sudah sedikit terobati pengepul ikan sudah berdatangan sehingga tidak ada lagi rasa khawatir menyelimuti.

Dari segi kegamaan, kondisi dan suasana masjid juga sudah mulai membaik dan menuju normal tidak ada lagi aparat yang memantau ketika hendak beribadah. Sekarang ini sudah banyak masyarakat yang beribadah di mesjid desa ini.

Tetapi pemerintah setempat masih mempertegas protokol kesehatan seperti mencuci tangan setelah melakukan salat guna mencegah penularan Covid-19.

Baca Juga:  Launching Buku Aku Mereka dan Impian, Penulis: 100% Diinfakkan ke Sikola Mangkasara

Sarana tempat hiburan sendiri masih sama seperti bulan-bulan sebelumnya belum terbuka mungkin dikarenakan masih belum mendapatkan kepastian dari pemerintah.

Masyarakat desa dalam menghadapi kejenuhan akibat kelamaan berdiam diri dirumah khususnya untuk anak-anak sendiri mereka menghabiskan waktu setiap pagi dan petang berenang di pinggir pantai sambil mencari tude (siput).

Cara sederhana seperti ini mampu membuat kesenangan dan kebahagiaan tersendiri pada mereka semua.

//Laporan: Siti Apriani
Mahasiswa Komunikasi Unismuh Makassar melaporkan dari Takalar

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.