Masyarakat Sidrap Kecam Direktur Nurani Strategic Soal Sikap RMS di Pilgub

Wakil sekretaris pengurus pusat Ikatan Kekerabatan Masyarakat Sidenreng Rappang (PP-IKM Sidrap) Aris Asnawi.

INIPASTI.COM, MAKASSAR, – Pernyataan Direktur Nurani strategic Nurmal Idrus, soal Rusdi Masse di salah satu media online di Makassar, dikecam oleh masyarakat Sidrap karena dinilai telah melukai hati masyarakat di Kabupaten Nenemalomo itu. Hal ini diungkapkan, Wakil sekretaris pengurus pusat Ikatan Kekerabatan Masyarakat Sidenreng Rappang (PP-IKM Sidrap) Aris Asnawi.

Sebelumnya Nurmal mengungkapkan keputusan RMS untuk tidak maju di Pilgub Sulsel 2018 mendatang. Dibaratkan layang-layang putus tanpa tujuan, pernyataan tersebut mendapat reaksi keras dari pengurus organisasi kedaerahan itu.

Baca Juga  Ditanya Dukungan Parpol, Agus AN: Kita Lihat Nanti

“Rusdi Masse, selain sebagai ketua partai juga adalah Bupati dua priode, jika di ibaratkan Layang-layang putus, dari perspektif manapun itu melecehkan,” kata Aris Asnawi, Jumat (18/8).

Menurut Aris Asnawi, dari aspek politik, sikap RMS bisa jadi bagian dari strategi politik, baik secara pribadi maupun sebagai ketua partai. Sikap ini harus dihargai. Bahkan RMS kata Dia, belum pernah menyatakan sikap akan maju baik sebagai bakal bakal calon Gubernur maupun Wakil Gubernur, padahal, peluang untuk maju terbuka lebar.

Baca Juga  Politisi Hanura dan PAN Ditunjuk Jadi Tim "Rumah Kita" IYL-Cakka

“Sebagai tokoh politik yang kini masa jabatannya sebagai Bupati Sidrap masih lebih satu tahun lagi, maka sebagai wujud tanggung jawab beliau kepada masyarakat Sidrap Rusdi Masse memilih untuk mengabdikan diri hingga akhir masa jabatannya dengan baik,” ujar Aris.

Sehingga pernyataan Nurmal Idrus dianggap sangat Irrasional dan tidak paham atas pernyataannya sendiri. Mengibaratkan RMS sebagai layang-layang putus tanpa arah tujuan, kata Dia sama dengan menyatakan Rusdi Masse tidak memiliki prestasi, dan tidak punya kerja.

Baca Juga  Warga Wajo Kepada RMS : Majuki Bosku!

“Pernyataan ini amat sangat merendahkan. Untuk itu, PP IKM Sidrap meminta agar Nurmal Idrus baik secara pribadi maupun sebagai direktur Nurani strategi, mengklarifikasi pernyataannya dan meminta maaf kepada masyarakat Sidrap, bila tidak, dikuatirkan akan berdampak negatif seperti adanya gugatan hukum karena pernyataan tersebut membuat hati nurani masyarakat Sidrap tergores,” tegas Aris. (Muh. Seilessy)

Leave a Reply