Menantang Duel Pengemudi Maxim, Akhirnya Minta Maaf

Top Ad

INIPASTI.COM – Seorang pelajar, SMK III Makassar, beralamat di Jalan Andi Tonro IV, mengaku anaknya Pak Burhan, pekerjaan Buruh harian, berselisih paham dengan Nasrum, pengemudi sepeda motor Maxim, Rabu 22 Juni 2022.

Keduanya nyaris adu jotos di Jalan Andi Tonro II dalam Kawasan ORT 002 ORW 07 Kelurahan Pa’Baeng-Baeng.

Inline Ad

Disaat sedang ribut-ribut dan mengundang banyak penonton, sehingga arus lalin terganggu.

Tiba-tiba melintas Bhabimkamtibmas, Aipda Suhardi dan mengamankan keduanya ke rumah kediaman ketua ORT 002 ORW 07, H.Syakhruddin.DN.

Nasrun yang beralamat di Jalan Swangga Tallo, dan sekarang kontrak di Jalan Rajawali dekat Pelelangan Ikan, merasa dalam posisi benar.

Sementara sang pelajar dari arah Jalan Andi Tonro IV melanggar jalur, karena alasan akan ujian, sehingga meminjam motor temannya, untuk bisa segera sampai ke tujuan.

Jenis kesalahannya, tidak memiliki SIM, melanggar jalur, dan menantang pengemudi motor maxim untuk duel.

Setelah diberi pengertian oleh Bhabimkamtibmas, keduanya menyadari kesalahan masing-masing, selanjutnya sang pelajar yang merasa bersalah, dengan sikap berlutut sembari meminta maaf.

“Maafkan saya, saya yang salah, semoga ini menjadi pelajaran bagiku” katanya sambil mencium tangan Nasrum”

Terima kasih kepada Bhabimkamtibmas, karena problem solving dapat diselesaikan dengan penuh kekeluargaan.

Begitulah beban yang dipikul seorang Binmas. Kalau bisa diselesaikan di tingkat kelurahan untuk apa di bawa ke Polsek, ingat damai itu indah, tuturnya (syakhruddi)

Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.