Meninggal Saat Pemilu, 3 Polisi di NTT Dianugerahi Kenaikan Pangkat

Sumber Ilustrasi: Pexels.com
Sumber Ilustrasi: Pexels.com

KUPANG – Tiga anggota Polda NTT yang meninggal saat melaksanakan tugas pengamanan pemilu serentak 2019 dianugerahi kenaikan pangkat istimewa. Ketiga personel itu adalah Aiptu Stefanus Pekuali (anggota Polres Kupang), Ipda Daniel Mota (anggota Polres Belu), dan Aipda Yustinus Petrus Mangge (anggota Polres Ende).

“Ketiganya mendapat kenaikan pangkat istimewa langsung dari pusat (Polri),” kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Jules Abraham Abast pada Senin (22/4).

Jules mengungkapkan, Aiptu Stefanus meninggal dalam kecelakaan lalu-lintas saat pengamanan pemilu. “Karena itu Polri memberikan kenaikan pangkat istimewa ini untuk almarhum Stefanus,” ujarnya.

Baca Juga:  Ma’ruf Amin: Sandiaga Jangan Sungkan Debat dengan Kiai

Sementara Ipda Daniel Motayang meninggal akibat serangan jantung. “Ipda Daniel meninggal karena terkena serangan jantung saat melaksanakan tugas di tempat kerjanya di Polsek Kakuluk Mesak,” ujar Jules.

Sedangkan Aipda Yustinus Petrus meninggal saat sedang mengawal calon anggota DPRD Ende di Desa Boafeo, Kecamatan Maukaro. “Saat hendak pulang, keadaan cuaca di wilayah itu hujan disertai angin kencang. Almarhum yang menggunakan sepeda tertimpa pohon kemiri setinggi 20 meter,” kata Jules menerangkan.

Baca Juga:  Pemuda dari Berbagai Organisasi Gelar Rembug Bangun Lumbung Pangan

Aipda Yustinus dilaporkan mengalami luka parah di kepala. Tak lama kemudian dia meninggal dunia. (MDS01)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.