Miliki Keunggulan Ini , None Disebut jadi Ancaman untuk Lawan Politik

Bakal Calon Wali Kota Makassar Irman Yasin Limpo (Instagram)

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Irman Yasin Limpo dinilai sebagai ancaman yang paling berbahaya bagi tiga pesaingnya, yakni Moh Ramdhan Pomanto, Munafri Arifuddin, serta Syamsu Rizal. Hampir semua parpol pemilik kursi di DPRD Makassar mengirim nama None, sapaan akrab Irman, untuk menjadi bahan pertimbangan di DPP.

None bahkan menjadi bakal calon Wali Kota Makassar pertama yang mengantongi rekomendasi parpol, yakni dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang menguasai lima kursi. Di NasDem, Ketua DPW Sulsel Rusdi Masse, juga ingin memaketkan Danny Pomanto dan None. Begitupun di partai lain, adik Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo ini cukup diperhitungkan.

Inline Ad

Pakar politik Universitas Hasanuddin Makassar, Andi Lukman Irwan, mengungkapkan, None punya dukungan politik yang kuat untuk masuk berkontestasi dengan posisi kosong satu atau calon wali kota. Dengan melihat hasil survei yang dirilis sejumlah lembaga, margin selisih masih sangat memungkinkan untuk bersaing pada posisi kosong satu.

Baca Juga:  Perbedaan Sikap Politik Klan YL di Pilgub, Begini Kata Pengamat

“Dari segi kekuatan parpol, mantan Kepala Dinas Pendidikan Sulsel ini punya keunggulan dibanding kandidat lain. Sejumlah parpol memungkinkan direbut Pak None,” ungkapnya, Jumat (28/2).

Dari sisi jejaring politik di pusat, None juga punya performance politik yang kuat.

“Kalau Pak None hanya maju untuk posisi kosong dua, sangat tidak seimbang dengan modal politik yang dia miliki. Pak None punya modal politik kuat, jejaring politik yang memadai, harus ditempatkan di posisi kosong satu,” terangnya.

Baca Juga:  Mantan Bupati Torut Perkuat Tim Bro Rivai

Senada juga disampaikan Direktur Nurani Strategic, Nurmal Idrus. None punya pengalaman tanding di Pilwalkot Makassar 2013, dan berada di posisi kedua dibawah Danny Pomanto – Syamsu Rizal. Mantan Penjabat Bupati Luwu Timur tersebut juga punya modal sosial dan politik yang besar di masyarakat.

“Dari rentang tahun 2013 sampai sekarang, nama Pak Irman Yasin Limpo tidak pernah hilang dari peredaran publikasi. None juga saya rasa akan menjadi satu-satunya klan Yasin Limpo yang ikut bertarung di Pilwalkot, tentu saja akan menjadi ancaman bagi kandidat lain,” pungkasnya.

(Iin Nurfahraeni)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.