Muscab PPP, Imam Fauzan: Soal Pemilihan Ketua Tergantung Formatur

Top Ad

INIPASTI.COM, MAKASSAR, — Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah dilaksanakan di beberapa daerah sejak 10 September lalu.

Ketua DPW PPP Sulsel, Imam Fauzan Amir Uskara mengatakan pada Muscab kali ini pemilihan ketua DPC dilakukan oleh formatur. Bahkan formatur lah yang akan menyusun kepengurusan yang baru.

Inline Ad

“Tergantung formatur pilih siapa (Ketua DPC),” kata Imam Fauzan saat ditemui di DPRD Sulsel, Senin 13 September 2021.

Ketua fraksi PPP DPRD Sulsel ini menuturkan sebelumnya pemilihan ketua oleh formatur terlebih dahulu dilakukan uji kelayakan bagi para calon ketua. Dari uji kelayakan itulah yang akan direkomendasikan ke DPP sebagai pertimbangan.

Dalam uji kelayakan itu, kata Imam yang akan dipertanyakan yakni soal visi misi partai, kemudian target kursi yang diraih di Pemilu 20240, setelah menjabat ketua DPC.

“Termasuk juga akan ada pakta integritas yang ditandatangani. Soal komitmen dalan pakta integritas tergantung ketua nanti,” ucap Imam.

Ia menambahkan pada Muscab kali ini ada beberapa daerah yang mendapat diskresi karena telah 2 kali memimpin PPP di daerahnya. Diskresi diberikan atas pertimbangan prestasi mereka yang bisa menambah perolehan kursi pada Pileg 2019 lalu.

“Seperti pak Askar akan diusulkan mendapat diskresi. Kemudian Gowa dan beberapa daerah lain,” ungkapnya.

Diskresi ini diberikan terutama bagi daerah yang berhasil meraih kursi pimpinan DPRD pada Pileg 2019. Diskresi ini akan diusulkan oleh DPW kepada DPP. Namun keputusan pemberian diskresi itu menjadi kewenangan DPP.

“Semua daerah yang berhasil meraih pimpinan (DPRD), belum tentu dapat diskresi dan DPW akan mengusahakan itu,” pungkasnya.

Sekedar diketahui jadwal Muscab yang telah diagendakan yakni DPC Maros, Pangkep, Barru (11 September 2021). Kemudian Sinjai dan Bulukumba (11 September), Jeneponto dan Takalar (12 September).

Disusul Parepare dan Sidrap (17 September), Soppeng (18 September), Bone (19 September). Makassar, Gowa (25 September), Bantaeng (26 September), Luwu Utara (1 Oktober), Palopo dan Luwu (2 Oktober). Pinrang (9 Oktober), dan Selayar (11 Oktober).

(Muh. Seilessy)

Bottom ad

Leave a Reply