NA Diamankan KPK, Wagub Sulsel: Doakan Terbaik untuk Beliau

INIPASTI.COM, MAKASSAR -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

Inline Ad

Dalam penangkapan tersebut, Nurdin Abdullah diamankan di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan No:Sprin.Lidik-98/01/10/2020.

Tim KPK turut mengamankan beberapa orang antara lain,
Agung Sucipto ( Kontraktor, 64 Thn), Nuryadi ( Sopir pak Agung, 36 Thn), Samsul Bahri ( Adc Gubernur Prov. Sulsel, Polri,  48 Thn),  Edy Rahmat (Sekdis PU Provinsi Sulawesi Selatan), dan Irfandi ( Sopir Edy Rahmat)

Selain itu, barang bukti yang diamankan oleh Tim KPK yaitu 1 (satu)  koper yang berisi uang sebesar Rp. 1 Milyar yang di amankan di Rumah Makan Nelayan Jl. Ali Malaka, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar.

Baca Juga:  Kunjungi Pemukiman Warga di Belakang Unhas, Wagub Bagikan Masker dan Sembako

Menanggapi penangkapan tersebut,  Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaian meminta agar semua tetap tenang.

“Tabe untuk semua mohon agar informasi terkait pemberitaan hari ini tetap menunggu perkembangan, agar semua tetap tenang dan doakan terbaik untuk Beliau,” kata Andi Sudirman melalui pesan singkatnya, Sabtu (27/2)

Ia mengaku sampai saat ini masih belum memonitor perkembangan lebih  jauh karena masih berada di Sinjai.

“Saya kurang monitor juga perkembangannya karena masih di Sinjai, ini belum ada resminya juga dari sana kita tunggu. Kita doakan saja semua baik-baik saja yang terbaik buat beliau,” sebutnya

Baca Juga:  Antisipasi Varian Baru Corona, Plt Gubernur Lakukan Pemantauan

Andi Sudirman mengakui belum ada koordinasi lebih jauh terkait dengan diamankannya Nurdin Abdullah, “Belum ada koordinasi lebih jauh, inikan bukan dari internal kita jadi masih menunggu dulu,”

Saat ini, Nurdin Abdullah telah tiba di gedung KPK dan akan menjalani pemeriksaan.

(Iin Nurfahraeni)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.