NA Sebut Dua Hal Ini Minimalisir Dampak Bencana

Top Ad

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Setelah melalui tahun yang cukup berat di 2018 dimana bencana alam terus menghampiri, meninggalkan duka yang mendalam.

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah memberikan tips untuk dalam mengantisipasi dan meminimalisir dampak bencana. Pendekatan agama yang dipadukan dengan teknologi, menjadi salah satu kuncinya.

“Kita awali di tahun ini, sudah meminta Pemprov untuk bagaimana memakmurkan mesjid dan tempat-tempat ibadah yang lain. Sebagai umat Islam, jangan berhenti berdoa karena skenario Tuhan itu jauh lebih dahsyat daripada teknologi manusia,” kata Nurdin Abdullah, sesaat setelah menghadiri peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama Ke-73 Tahun, di Ruang Pola Kantor Gubernur, Kamis (3/1).

Baca Juga:  Sapi Kurban Bantuan Gubernur Diterima Warga Gunungsaribaru

NA mengungkapkan, diantaranya mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Kuasa, sangat penting. Ia pun percaya, ada yang mengatur alam ini. Teknologi dikombinasi dengan pendekatan agama, itu dapat dilakukan sebagai upaya antisipasi bencana.

“Jadi teknologi kita hadirkan supaya ada deteksi dini, tetapi yang lebih dahsyat itu tadi, pendekatan agama. Kalau kita banyak doa, banyak dzikir, semuanya Insya Allah,” ujarnya.

Untuk alat deteksi dini jika ada yang kurang, Pemprov harus berupaya untuk menghadirkan. Terlebih ini untuk kepentingan rakyat.

Pemprov sendiri dibawah kepemimpinannya, akan merencanakan dana penanggulangan bencana sebesar satu persen atau sekitar Rp 100 miliar.

Baca Juga:  Ini Dia Sosok Hafidzah Cilik yang Tampil Memukau di Musrembang Anak

“Itu harus, tapi inikan sudah lewat. Kita hanya dianggarkan 20 persen (dari yang diajukan). Kan kita hanya mengusulkan, jadi ke depan ini harus kita coba, karena kita punya 24 kabupaten-kota,” jelasnya.

Dana tanggap darurat ini penting, melihat pelajaran saat terjadinya banjir di Kabupaten Barru, pekan lalu.

“Saya kemarin ke Barru, untung ada dana cadangan, langsung kita kasih, kita kasih bangunkan rumah. Pak Bupati siapkan tanah, relokasi cepat supaya ada kepastian bagi masyarakat kita yang ditimpa masalah,” terangnya.

(Iin Nurfahraeni)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.