Nama KH Ma’ruf Amin Disebut Dalam Khotbah Jum’at

Shalat Jum'at yang berlangsung di Masjid Quba Asrama Haji Sudiang Makassar, Jum'at, (10/8/2018). (Foto:Sule)
Top Ad

INIPASTI.COM, MAKASSAR – KH Ma’ruf Amin menjadi viral diperbincangkan usai ia dipilih oleh Joko Widodo untuk kembali bertarung pada Pilpres 2019 mendatang. Nama KH Ma’ruf Amin lebih mencuat lagi setelah Jokowi-Ma’ruf mendaftar di KPU sebagai calon Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024, Jum’at, (10/8/2018).

Nama Ketua MUI ini juga bahkan disebutkan dalam khotbah Jum’at yang berlangsung di Masjid Quba Asrama Haji Sudiang, Makassar. Dr H Kaswad Sartono MAg selaku khatib mengulang namanya hingga 3 kali.

Inline Ad

“Itu spontanitas saja saya menyebutkan nama KH Ma’ruf Amin. Ketika saya menjelaskan tentang haji mabrur, saya langsung teringat kakek KH Ma’ruf Amin,” jelas Kaswad yang juga merupakan Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Sulsel yang ditemui tim inipasti.com usai shalat Jum’at.

Ketika menjelaskan Haji Mabrur, ia mengungkapkan bahwa ada definisi Haji Mabrur dari salah satu ulama besar yang terkenal di dalam dunia kepesantrenan yaitu Syekh An-Nawawi. Imam Nawawi yang tak lain adalah kakek dari KH Ma’ruf Amin menurut Kaswad telah menuliskan defenisi Haji Mabrur dalam beberapa tulisannya.

“Di dalam kitab Al Adzkar atau kitab Syarah Hadits Arbain Nawawiy, An-Nawawi itu penulis buku yang sangat produktif. Dalam tulisannya, An-Nawawi yang menyampaikan bahwa Haji Mabrur yaitu ketika seorang hamba dari tanah suci, keadaannya lebih baik, baik ucapannya, perbuatannya, maupun kegiatan-kegiatan lainnya ketimbang sebelum berangkat ke tanah suci. Nah siapa itu Imam Nawawi, tentu secara spontan dan itu adalah fakta bahwa Imam An-Nawawi itu adalah neneknya atau bapak neneknya dari Ketua Majelis Ulama Indonesia Kyai Haji Ma’ruf Amin yang tentu tadi malam dipilih oleh Pak Jokowi sebagai calon wakil presiden Republik Indonesia Profesor Doktor Kyai Haji Ma’ruf Amin,” urainya. (Sule)

Bottom ad

Leave a Reply