Nenek moyang Bangsa Indonesia sudah mengenal Tulisan Arab dengan baik ratusan tahun lamanya sebelum kolonial Eropa menjajah Indonesia

Top Ad

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Tidak heran banyak karya terdahulu yang ditulis dalam huruf arab walaupun bahasanya bisa bermacam-macam (Melayu, Sunda, Jawa, Madura dan sebagainya).

Forum MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Arab mengadakan kegiatan Kompetensi Bahasa Arab Nasional (Kombanas) Secara Virtual ke-4 Tahun 2021 guna menumbuhkan kecintaan terhadap Bahasa Arab.

Inline Ad

Di ajang lomba ini, Pondok Pesantren Hj. Haniah, sekali lagi mengharumkan nama Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan lewat keberhasilannya memborong juara 1 & 2.

Pemenang bernama Satriani yang berada di posisi teratas, Juara 1 dan Resky Ramadhani S meraih Juara 2 tertuang dalam Piagam Penghargaan di Jakarta pada 25 September 2021.

Keberhasilan kedua santri Madrasah Aliyah di atas tak lepas dari jasa Guru Bahasa Arab, Nurhidayah,S.S.,MPd.

“Dilakukan pembinaan kurang lebih sebulan dalam sehari selama dua jam, mempelajari Bahasa Arab untuk kelas 1, 2 dan 3,” jawab Nurhidayah saat ditanya berapa lama jadwal belajar santri bimbingannya.

Alumni S2 UIN Maulana Malik Ibrahim, Nurhidayah mengatakan, bahwa kita tidak bisa menelan mentah-mentah arti dari terjemahan Alquran karena bisa menghasilkan banyak arti dan makna, maka dari itu perlunya mempelajari bahasa arab.

“Semua ini dapat terwujud atas kerjasama dan bantuan dari Pihak Yayasan Pondok Pesantren Hj. Haniah, Pimpinan, Kepala Madrasah dan semua yang telah mensupport,” tambah Nurhidayah, Guru Bahasa Arab saat diwawancarai.

Semoga keberuntungan dari kerja keras pembimbing dan santri ini mengantarkan Maros menduduki juara di Tingkat Nasional.

//Suci Muslimah Namri

Bottom ad

Leave a Reply