NH Mundur Kalau Tidak Didukung

Nurdin Halid (by Prisma)

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Nurdin Halid benar-benar anak mas Partai Golkar. Setelah dipastikan sebagai calon tunggal Partai Golkar untuk Pilgub 2018 yang akan datang, kemarin Sekjen Partai Idrus Marham kembalii mengumumkan, Nurdin Halid diberi keleluasaan untuk menentukan siapa wakilnya. DPP Golkar tidak akan ikut campur soal menentukan siapa wakl Nurdin Halid untuk dipasangkan mengikuti Pilgub 2018.

Nurdin Halid sudah melakukan pendekatan ke beberapa figur untuk mendampinginya maju di Pilgub. Antara lain yang didekati NH adalah: Azis Kahhar, Roem dan Alyah. Berdasarkan informasi yang beredar luas di kalangan politisi dan media, Azis Kahhar kelihatannya belum memikirkan untuk maju kembali dalam perhelatan Pilgub, setelah dua kali berturut-turut mengalami kekalahan melawan pasangan SYL-Agus. Sedangkan Roem dan Alyah masih terus di analiisa untuk bisa berpasangan dengan Nurdin Halid.

Baca Juga:  Penjaringan Balon Walikota, Golkar Makassar Tunggu Keputusan DPD I
Inline Ad

Menurut Idrus Marham, bulan February Nurdin Halid sudah bisa menyodorkan tiga nama untuk calon pendampingnya ke DPP. Kita akan memberi peluang yang besar kepada NH, karena NH adalah tokoh yang berkualitas untuk memimpin Sulsel. NH bertarung di Sulsel adalah sebuah kebutuhan, ini bisa dibuktikan dengan kuatnya dukungan dari ketua DPD II Golkar di Sulsel, demiikian imbuh Idrus Marham di Warkop Phoenam Boulevar pada kamis 19 januari 2017.

Baca Juga:  NH Minta Restu Masyarakat Soppeng Bertarung di Pilgub

Meskin NH sudah bulat untuk maju pada Pilgub 2018, akan tetapi tetap mengacu pada hasil survey, demikian penjelasan Kadir Halid, adik kandung NH. “Jika dalam lima bulan kerja kedepan tidak mendapat respon yang memadai dari masyarakat Sulsel, NH akan mundur,” tutur Kadir Halid.

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad