Nurdin Abdullah Dorong RSIA Sentosa Integrasi ke BPJS Kesehatan

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Sentosa, di Jalan Jendral Sudirman, Sabtu, (2/11)

Pada kesempatan tersebut, ia mendorong agar pelayanan RSIA tersebut bisa terintegrasi ke BPJS Kesehatan.

Inline Ad

Menurutnya, RSIA Sentosa telah memberikan kontribusi yang besar, dan merupakan rumah sakit favorit pelayanan persalinan ibu dan anak.

“Selamat hari jadi ke-62 tahun, rumah sakit ini usianya lebih tua dari saya. Saya bersyukur satu anak saya lahir di sini. RSIA Sentosa telah melayani 60 ribu ibu dan anak,” kata Nurdin Abdullah, mengawali sambutan.

Baca Juga:  Prof Dwia: Sulsel Unik, Wali Kota dan Gubernurnya Adalah Guru Besar

RSIA Sentosa hadir, saat rumah sakit bersalin masih kurang di Sulsel, khususnya di Kota Makassar. Iapun terus mendorong agar pelayanan RSIA Sentosa masuk dalam cakupan BPJS Kesehatan, untuk memberikan pelayanan pada masyarakat.

“Karena rumah sakit ini salah satu yang menjadi andalan masyarakat,” ujarnya.

Gubernur mengaku bangga karena rumah sakit ini terus melakukan renovasi dan berbenah. “Waktu anak saya lahir masih bangunan lama, masih artistik. Ini sekarang sudah menjadi rumah sakit modern dan letaknya juga strategis,” imbuhnya.

Sementara, Direktur RSIA Sentosa, Jemmy Lao, mengatakan, sejak dua tahun lalu, rumah sakit ini berhasil mendapatkan akreditasi. Ia bersama seluruh stakeholder, selalu adaptif dan memberikan produk jasa layanan terbaik.

Baca Juga:  Empat Jenis Obat Ini Bisa Sebagai Ganti Ranitidin

“60.000 ibu bayi yang berhasil ditolong, salah satunya, anak Pak Nurdin Abdullah yang lahir di sini,” ujarnya.

Ketua Pengurus Yayasan Sentosa, Freddy Prasetyo, menceritakan sejarah awal berdirinya rumah sakit ini. Saat itu, masih minim fasilitas pelayanan persalinan.

“Motivasi awal dari founding father adalah keberpihakan pada penyelamatan kehidupan yang penting. Baik bagi anak sebagai generasi penerus, dan ibu sebagai penerus generasi,” ucapnya.

(Iin Nurfahraeni)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.