Pekan Depan Lahan Bendungan Pamukkulu Dibayarkan

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman saat rapat bersama dengan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, membahas kelanjutan Bendungan Pamukkulu di Takalar , Rabu (12/6) di ruang kerjanya

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Bendungan Pamukkulu Affandi Kahar, mengungkapkan pembayaran lahan akan dilakukan pada pekan depan.

“Insya allah, pekan depan tanggal 15 Agustus (Kamis, red) di Takalar,” kata Arfandi, pada inipasti.com. Minggu (11/8)

Inline Ad

Arfandi menyebutkan dari 93 bidang yang akan dibayarkan nantinya baru 36 bidang dengan nilai sekitar Rp 3,3 miliar

Sebelumnya, Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ) Marva Ibnu, menjelaskan bahwa Badan Pertanahan Pertanahan Nasional (BPN) Makassar melalui Kantor Pertanahan Takalar telah menindaklanjuti putusan Mahkamah Agung (MA) mengenai putusan harga tanah yang sempat dipersoalkan masyarakat

“Inikan sudah ada penetapan lokasi dan hasil dari tim apresial. Data ini yang akan dibawah ke LMAN untuk dibayarkan. Mungkin tidak semuanya dulu tergantung kelengkapan administrasi pemilik tanah,”kata Marva di ruangan kerjanya, beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  SYL Akan Undang Presiden Jokowi di Lovely Desember

Hal senada juga pernah diungkapkan, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulawesi Selatan Dadang Suhendi bahwa untuk masalah pembebasan lahan bendungan pamukkulu sudah ada putusan akhir dari Mahkamah Agung, ini dikembalikan semula.

Dadang menambahkan, waktu itu nilai yang diputuskan di Pengadilan sekitar Rp 50 ribu. Namun ini tidak jelas sehingga banding lagi, dan sudah ada putusannya tinggal ini akan dilakukan pembayaran.

Seperti diketahui, Bendungan Pamukkulu bakal menampung 82,7 juta meter kubik air dan berfungsi mengairi irigasi seluas 6.430 hektare. Selain mengendalikan banjir dan menyediakan air baku, bendungan juga bisa memberikan daya PLTA sebesar 25 MW.

Baca Juga:  SYL Berbagi Cerita Dengan Menteri Budi Karya

Anggaran pembangunan disiapkan tiap tahun agar mega proyek ini dapat selesai. Harga lahan seluas 43 hektare yang ada di Kabupaten Takalar sudah inkrah di Mahkamah Agung dengan nilai Rp9 miliar.

Pekerjaan Bendungan Pammukkulu dibagi dua kegiatan. Paket pertama akan dikerjakan PT Wijaya Karya dengan nilai kontrak Rp852 miliar dan paket dua dikerjakan PT Nindya Karya dengan kontrak Rp842 miliar

(Iin Nurfahraeni)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.