Pemkot Makassar Dorong Industri Kreatif Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Pemerintah kota Makassar berharap Industri Kreatif  menjadi salah satu faktor pendorong dari pertumbuhan ekonomi di Makassar, apalagi potensi sektor ini cukup bagus.

“Industri Kreatif ini memiliki potensi yang cukup baik. Selama  investasi di sektor industri kreati masih sangat kurang menggali potensi ini,  karena inikan kerajinan tangan. Kami harapkan ini bisa berkembang dan bisa mengangkat serta memberi pengaruh terhadap ekonomi di Kota Makassar,” kata Staf Ahli Wali Kota Makassar Bidang II, Pemkot Makassar Ahmad Kafrawi, Kamis (4/4) dihubungi terpisah.

Ia mengungkapkan, untuk tahun ini pihaknya menargetkan pertumbuhan ekonomi tentu lebih baik dari pencapaian di 2018 lalu. Mengingat bahwa pada tahun 2018 lalu, 7,9 persen, tentu diatasnya “kita harap bisa diatasnya, cuma inikan baru jalan beberapa bulan sehingga belum bisa dihitung persentasenya,”ujarnya

Baca Juga:  Resmi Beroperasi, PT Jamkrida Sulsel Miliki Modal Rp 25,35 Miliar

Terkait apakah bisa mencapai di angka 8 persen, Ahmad Kafrawi mengaku tetap optimisme dengan berbagai langkah dilakukan termasuk mendorong investasi , dimana masih ada sektor industri belum tersentuh investor akan lebih di promosikan lagi.

Selain  itu, Kafrawi mengaku masalah regulasi yang ada saat ini sudah  cukup mendukung, sekarang adalah bagaimana membuat inovasi agar sektor yang belum tersentuh oleh investor dapat diminati, sehingga menjadi salah satu indikator pertumbuhan ekonomi.

Makassar, menurut Kafrawi menjadi magnet baru dalam investasi, khususnya sektor jasa, perdagangan dan industri, dimana pada tahun 2018  nilai Penanaman Modal dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) tahun 2018 masing-masing sebesar Rp 526.468.345.227 dan  US$ 79.656.450.

Baca Juga:  Hindari Kredit Bermasalah, SYL: TPAKD Harus Kontrol

Kafrawi mengakui bahwa ditengah euforia Pilpres dan Pemilu sering kali memberikan dampak pada ekonomi, “biasanya ketika Pilpres, pilkada, pemilu kondisi ekonomi akan terdampak, tapi jika mampu menjaga kondisi tetap kondusif kemudian iklim investasi tetap terjaga tidak akan berpengaruh,”paparnya.

Ia menyebutkan pertumbuhan ekonomi kota Makassar termasuk yang terbaik dan mengalahkan angka nasional, “pertumbuhan ekonomi nasional berada di angka 5 persen, sedangkan Makassar persentasenya 7 persen. Makanya kami optimisme ini bisa tercapai apalagi dari segi pendapatan per kapita masyarakat Makassar sebesar Rp 86,87 juta per orang per tahun.” paparnya

(Resti Setiawati)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.