Pemprov Raih WTP ke-9, NA Tekankan Aset dan Manajemen Keuangan

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah saat memberikan sambutan di acara Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Wajo dan Luwu di Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (15/2/2019) (Humas Sulsel)

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah (NA) menyatakan bahwa ada yang lebih esensi dibandingkan pengakuan atau predikat keuangan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-9 yang diraih oleh Pemprov Sulsel. Yakni, aset dan manajemen keuangan yang tertata dengan baik.

“Yang penting itu kita butuhkan aset kita tertata dengan rapi, manajemen keuangan tertata dengan rapi kalau saya itu,” kata Nurdin Abdullah.

Inline Ad

WTP merupakan sebuah pengakuan kinerja keuangan. Namun, bagi Nurdin sebuah pengakuan tidak berarti jika masih bermasalah di tata kelola aset dan keuangan.

Baca Juga:  Potensi Bawang Merah Merauke, Pengaruhi Ekonomi Nasional

NA pun membeberkan saat memimpin Bantaeng dulu, di tahun ke tujuh baru memperoleh predikat WTP. Penekananya adalah memperbaiki dan memperkuat manajemen.

“Karena saya bangun kualitas manajemen yang baik,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Senin (27/5), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel kembali berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Opini WTP tersebut merupakan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemprov Sulsel Tahun Anggaran 2018.

Baca Juga:  Indonesia Tidak Impor Beras, Faisal Basri Kecewa?

Opini WTP tersebut diraih Pemprov Sulsel sembilan kali berturut-turut, sejak kepemimpinan Syahrul Yasin Limpo – Agus Arifin Nu’mang sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel. Di masa pemerintahan Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman, prestasi tersebut kembali berhasil dipertahankan. (*)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.