Pemprov Sulsel dan Kementerian PPN MoU Pembangunan Rendah Karbon

Nurdin Abdullah bersama Menteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro.

INIPASTI.COM, MAKASSAR, – Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah mengharapkan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memasukkan program pembangunan jalan tol lintas kabupaten di Sulsel dalam RPJN.

Harapan tersebut disampaikan Prof Nurdin Abdullah dalam sambutannya pada acara Penandatanganan Momerandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Provinsi Sulsel dengan Kementerian PPN/Bappenas tentang Pembangunan rendah karbon di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Selasa 12 Februari 2019.

Prof Nurdin Abdullah berjanji akan konsisten melaksanakan konsep pembangunan yang rendah karbon pada tahun-tahun mendatang.

Sementara Menteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan,  Sulsel adalah provinsi pertma di Indonesia yang menandatangani dan memiliki komitmen Pembangunanan Rendah Karbon.

Baca Juga:  Musim Hujan Tiba, Danny Inginkan Quick Response

Bappenas sedang membuat rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2019 – 2024 dengan menitikberatkan pembangunanan rendah karbon.

“Inti dari RPJN 2019 – 2024 menekankan Indonesia lima tahun ke depan harus melaksanakan pembangunan rendah karbon,” katanya.

Pembangunan rendah karbon ini, katanya, malah meningkat sumber pendapatan masyarakat. “Ada kompromi antara pembangunan dan lingkungan,” jelasnya.

Sulsel, menurut Bambang, menjadi contoh pengembangan energi terbarukan di antaranya PLTB Sidrap dan Jeneponto.

Baca Juga:  Masuk 5 Besar Tingkat Provinsi, Danny Optimis Juara di Tingkat Nasional

Pada kesempatan tersebut, Bambang Brojonegoro menjelaskan, untuk hindari emisi, di Makassar harus mulai dipikirkan membangun transportasi berbasis rel, kereta api.

Dijelaskan, meningkat kesejahteraan melalui peningkatan produksi pertanian dan perkebunan tidak harus memperluas lahan. “Saya yakin Gubernur Sulsel mampu mengaplikasikan ilmu meningkatkan produksi Tanpa memperluas lahan,” jelas Bambang Brojonegoro.

(Muh. Seilessy)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.