Pemungutan Suara Susulan Berpotensi Dilakukan di 1.395 TPS di Papua

Sumber Ilustrasi: Pexels.com
Sumber Ilustrasi: Pexels.com

JAKARTA – Sebanyak 1.395 tempat pemungutan suara (TPS) di Papua berpotensi melakukan pemungutan suara susulan. Hal tersebut disebabkan permasalahan logistik penyelenggaraan pemilu.

“Daerah yang berpotensi diadakan pemilu susulan ada di 1.395 TPS. Pemungutan suara susulan itu disebabkan adanya logistik yang terlambat datang ke TPS,” ungkap Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar dalam sebuah konferensi pers di Jakarta pada Rabu (17/4).

Menurut dia, seluruh TPS tersebut tersebar di beberapa daerah, antara lain 367 TPS di Distrik Abepura, Kota Jayapura. Sebanyak 335 TPS lainnya berada di Jayapura Selatan, Kota Jayapura. Sementara 288 TPS sisanya berada di Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Baca Juga:  Nicodemus Biringkanae Ingin Bawa Kopi Toraja Mendunia

Sementara itu terkait jumlah TPS yang melakukan pemungutan suara ulang hanya terdapat di 38 TPS. “Data ini bersifat dinamis. Kami masih menunggu data dari petugas di daerah,” ucap Fritz.

Dia menilai tingginya angka potensi pemungutan suara susulan dibanding pemungutan suara ulang menandakan distribusi logistik menjadi persoalan utama. Hal itu tentu harus dievaluasi oleh KPU.

Baca Juga:  Para Ketum Parpol Pengusung akan Dampingi Jokowi Kampanye Akbar

Pemilu serentak 2019 telah dilaksanakan pada Rabu. Dalam pemilu kali ini, rakyat Indonesia untuk pertama kalinya memilih calon presiden sekaligus caleg untuk DPR RI, DPD RI, dan DPRD tingkat provinsi dan kabupaten/kota. (MDS01)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.