Pengungsi Rohingya Tak Kunjung Dipindahkan ke Negera ke 3, Dewan Bakal Panggil UNHCR

Komisi E DPRD Sulsel melakukan kunjungan langsung ke tempat penampungan warga negara asing di Makassar.
Top Ad

INIPASTI.COM, MAKASSAR, – Setelah menerima aspirasi dari warga Rohingya beberapa waktu lalu di DPRD Sulsel. Ketua komisi E DPRD Sulsel, Kadir Halid beserta anggota komisi E lain, langsung melakukan kunjungan dimana warga Rohingya mengungsi di Kota Makassar. Selasa (3/4).

“Ada 28 tempat mereka diungsikan di Makassar. Tapi kita hanya mendatangi dua lokasi saja,” kata Kadir saat di Temui di DPRD Sulsel.

Kedua tempat pengungsian warga Rohingya yang terletak di Jalan Bonerate kecamatan Wajo dan Jl Mappaoddang. Dimana anggota anggota DPRD Sulsel telah menemukan tempat mereka diungsikan masih layak. “Tempat mereka sangat bagus berAC. dan saya kira layak untuk ditempati, dan bukan saja warga Rohingya yang ada ditempat pengungsian namun ada juga negara lain, sepeti Iraq dan Afganistan,” ucapnya.

Baca Juga:  ARW Bantu Renovasi Rumah Ibadah Ummat Hindu di Makassar

Namun menurut Kadir, bukan tempat mereka mereka ditempatkan dikeluhkan, akan tetapi mereka menginginkan dipindahkan ke negera ketiga dimana tempat tersebut nanti bebas, berbeda di Indonesia saat ini masih dibawa pengawasan imigrasi dimana para warga Rohingya dilarang untuk keluar malam.

“Mereka (warga Rohingya) meminta segera dipindahkan ke negera ketiga karena sudah lama tinggal di Indonesia ada yang 7 tahun bahkan 9 tahun. Sampai-sampai mereka sudah bisa berbahasa Indonesia, bahkan sudah ada yang menikah dengan orang Makassar,” ujarnya.

Baca Juga:  Dipanggil Panwaslu, 5 Legislator Ini Mangkir

Dengan demikian, komisi E yang membidangi Kesra akan segera melakukan pemanggilan pihak United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) selaku penanggung jawab warga negara asing yang mencari suaka.

“Dalam waktu dekat ini kita akan melakukan pemanggilan kepada UNHCR selaku penanggung jawab begitu pula dengan imigrasi sebagai pengawasan,” ungkap Kadir.

(Muh Seilessy)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.