Penundaan Pilkada 2020, Adnan Purichta: Kalau Sudah Rezeki Tak Akan Tertukar

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Komisi Pemilihan Umum, (KPU) sedang merancang opsi terkait pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang tertunda disebabkan pandemi virus Corona (Covid19).

Ketua Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman menyebutkan ada tigas opsi terkait pelaksanaan pilkada akan digelar,yakni Desember 2020, Maret 2021, atau September 2021. “Misalnya kita pilih Desember, maka Mei tanggal 30 kita sudah harus mulai tahapannya,” kata Arief seperti dikutip dari tempo.co.

Inline Ad

Menanggapi penundaan tersebut, Bupati Gowa Adnan Purichta IYL, yang juga sekaligus bakal calon Bupati untuk periode berikutnya tidak mempermasalahkan adanya penundaan tersebut.

Baca Juga:  Akhir Masa Jabatan, Cakka Sediakan Perumahan Bagi Nelayan

Menurutnya, penundaan yang dilakukan mau tahun ini ataupun tahun depan tidak menjadi masalah buat dirinya. “ Tidak masalah, kalau mau ditunda. Yang jelas saya siap saja, besok pun digelar tidak masalah,” kata Adnan, melalui Video Conference bersama dengan sejumlah media.

Ia pun yakin, jika memang rezekinya dipercaya untuk memimpin Gowa maka akan tetap terpilih. “Insya Allah, rezeki itu tidak akan tertukar, semua sudah ditetapkan oleh Allah. Jika Allah tetapkan saya kembali jadi bupati tidak ada masalah untuk itu,”terangnya.
Seperti diketahui, penundaan Pilkada 2020 dilakukan ditengah pandemi virus Corona (Covid19) yang saat ini sedang melanda seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia.

Baca Juga:  NA Bahas Antisipasi Kecelakaan Jelang Hari Raya Idul Fitri

Pilkada Serentak 2020 awalnya akan dilaksanakan pada 23 September 2020. Pilkada akan menjadi terbesar sepanjang sejarah Indonesia dengan melibatkan 270 daerah dalam satu waktu.
(Iin Nurfahraeni)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.