Polisi Kejar Buronan, Dua Warga Terluka

Polisi dari satuan tugas khusus berdiri di jalan di sebelah kendaraan mereka. Polisi mencari tiga buron setelah perselisihan dengan dua orang yang terluka di kota di distrik Esslingen (ft: dailymail.co.uk)

INIPASTI.COM, PLOCHINGEN – Bentrokan keras di Jerman telah menyebabkan dua pria berusia 20-an terluka. Salah seorang di antaranya dalam mengalami luka serius. Sementara itu, dua tersangka masih dikejar oleh polisi.

Polisi dan pasukan khusus telah mengerahkan helikopter di sekitar stasiun kereta api di Plochingen, yang berjarak 15 mil dari Stuttgart. Plochingen merupakan tempat dua orang menderita luka tembak dan pisau pada siang, Kamis 13 Februari 2020.

Inline Ad

Dalam sebuah pernyataan pers yang dirilis malam tadi sebagaimana dilansir oleh dailymail.co, Departemen Kepolisian Reutlingen mengatakan, korban berusia 21 dan 29 tahun yang terluka dirawat di klinik.

“Menurut [intelijen saat ini], pria 29 tahun itu menderita luka tusuk dan luka [tembakan] pada yang lebih muda,” jelasnya.

Mereka menambahkan bahwa pria yang lebih muda berada dalam kondisi serius.

Dalam sebuah postingan Twitter, polisi mengatakan, orang-orang itu terluka saat konfrontasi di dekat stasiun kereta api di Plochingen.

“Satu tersangka ditangkap, kami sedang mencari tersangka lain dengan pasukan khusus,” tambah mereka.

Dua dari tersangka masih buron. “Kami menangkap seseorang di Esslingerstrasse dekat pompa bensin,” kata seorang juru bicara polisi kepada media.

Dalam siaran pers kemudian, mereka menambahkan bahwa pria yang ditahan itu berusia 20 tahun dan tidak bersenjata ketika ditangkap.

Pemerintah Jerman telah menutup jalan-jalan terdekat dan mendesak orang untuk tetap tinggal di dalam rumah.

Menurut sebuah tweet oleh kepolisian Plochingen: “Menurut status saat ini, dua orang dikatakan terluka dalam pertikaian di Esslinger Strasse. Pencarian sedang berlangsung, kami berada di tempat dengan kekuatan yang kuat,” tambah mereka.

“Jika kamu tidak harus segera pergi ke kota, lebih baik tinggal di rumah dan menghindari daerah itu,” imbaunya.

Motif di balik serangan itu saat ini tidak diketahui dan “teknisi forensik berada di lokasi untuk mengamankan bukti,” kata polisi. (*)

Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.