Prabowo: Saya Tidak Percaya Survei

Calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto mengatakan tidak percaya pada hasil survei yang dirilis lembaga-lembaga survei terkait elektabilitas capres-cawapres.

Sumber Ilustrasi: Pexels.com
Sumber Ilustrasi: Pexels.com

PEKANBARU — Calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto mengatakan tidak percaya pada hasil survei yang dirilis lembaga-lembaga survei terkait elektabilitas capres-cawapres. Sebab dia menganggap hasil survei tersebut dipengaruhi oleh pihak-pihak yang membayar.

“Saya tidak percaya survei-survei itu karena survei-survei itu dibayar,” kata Prabowo di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Riau, pada Rabu (13/3).

Menurut dia, hasil survei-survei itu pun tak reprensentatif karena hanya melibatkan sedikit responden. “Survei-survei itu respondennya hanya 2.000 orang, yang ditanya hanya 2.000 orang, sementara yang di gedung ini saja jumlahnya sudah 7.000 orang,” ujarnya.

Baca Juga:  Soal THR Oknum Wartawan, Ini Kata Pengamat Media

Prabowo mengatakan dirinya lebih percaya pada hasil survei yang dilakukan tim internalnya. Sebab dia mengklaim hasil survei internalnya lebih valid dibandingkan lembaga-lembaga survei.

Terkait hal ini, Prabowo mengambil contoh kasus kontestasi pilgub DKI Jakarta pada 2017. Kala itu, banyak lembaga survei yang menyebut bahwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok lebih unggul elektabilitasnya dibandingkan Anies Baswedan.

Baca Juga:  Tanggulangi Hoaks Terkait Pemilu, Ini Langkah Yang Diambil Google Indonesia

Namun hasil resmi pilgub ternyata membuktikan hal sebaliknya. Ahok berhasil dikalahkan oleh Anies setelah melalui dua kali pemungutan suara. (MDS01)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.