Pro-Kontra Imbauan Deng Ical Turunkan Gambar Danny Pomanto

Abdi Asmara dan Abdul Wahab Tahir.

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Imbauan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal (Deng Ical) menurunkan alat sosialisasi program pemerintah kota yang memasang foto calon Wali Kota Makassar petahana, Moh Ramdhan Pomanto, menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan. Mulai dari menuding bahwa Deng Ical sakit hati lantaran tak jadi maju di Pilwali, termasuk dianggap sebagai bentuk ketidaknetralan Deng Ical. Namun, ada juga yang mendukung langkah Deng Ical karena dianggap sudah menjalankan tugasnya dengan baik.

Ketua Komisi A DPRD Kota Makassar, Abdi Asmara, mengatakan jika imbauan tersebut tidak ada masalah sepanjang hal tersebut sesuai dengan aturan dan regulasi yang ada.

Inline Ad

“Saya kira tidak ada masalah terkait imbauan tersebut. Apalagi kalau hasil koordinasi dengan Kemendagri dan Panwas meminta Plt melakukan hal tersebut, berarti tindakan tersebut sudah benar dan tidak menyalahi kewenangan Plt Wali Kota,” kata Legislstor Fraksi Demokrat ini.

Baca Juga:  Nurdin Abdullah Motivasi Pemilih Pemula di Basis IYL

Ketua Komisi yang membidangi pemerintahan ini pun menghimbau bahwa seluruh ASN sudah sepatutnya netral dan tidak berpolitik praktis atau mengkampanyekan salah satu kandidat.

“Saat ini kan masa kampanye, jadi memang sangat rawan. Kalau memang terdapat gambar atau foto petahana yang terpasang dan terkait program pemerintah, saya pikir sah-sah saja, tapi ketika Panwas menilai itu juga bisa dijadikan alat kampanye dan meminta untuk diturunkan, berarti harus diturunkan. Yang jelas semua harus taat aturan dan itu sudah menjadi tugas Panwas untuk memastikan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Arief Wicaksono: Debat Ketiga Pilwali di Luar Makassar, Berlebihan

Namun, hal berbeda disampaikan oleh Anggota Komisi A lainnya, Abdul Wahab Tahir. Ia mengatakan jika gambar yang memuat foto petahana memuat program pemerintah kota sebaiknya tidak usah diturunkan, sebab itu menjadi sarana masyarakat untuk dapat mengetahui apa saja program-program pemerintah.

“Yang banyak terpasang itukan memuat program pemerintah kota, jadi masyarakat juga bisa mengetahui program yang ada. Masyarakat sudah cerdas kok membedakan, mana yang APK mana yang memang poster program pemerintah,” singkatnya.

(Saddam Buton)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.