Program Hilirisasi dan Peningkatan Produksi Ternak Jadi Prioritas DPKH Sulsel di 2020

FT: Peserta pertemuan koordinasi forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulsel tahun anggaran 2019, di Hotel Arthama Makassar.-nasrullah-

INIPASTI.COM, MAKASSAR- Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Sulsel di tahun anggaran 2020 telah menjadikan program hilirisasi peternakan dan program peningkatan produksi dan produktivitas ternak menjadi program prioritas di tahun anggaran 2020.

Terkait dengan peningkatan produksi dan produktivitas ternak, DPKH Sulsel telah melaksanakan upaya-upaya pengembangan kelompok modal peternak kuda, pengembangan unggas lokal, revitalisasi Pus Keswan, pengembangan IB, pengembangan populasi ternak unggul dan aneka ternak, pengembangan ternak besar dan kecil, pengembangan wilayah sumber bibit ternak besar dan sejumlah program DPKH yang mendukung.

Dua program prioritas diatas akan menjadi fokus kegiatan DPKH Provinsi di 2020 sekaligus dalam rangka mendukung program pemerintah provinsi Sulsel, menjadikan Sulsel sebagai provinsi lumbung daging.

Baca Juga:  Pegawai Samsat Gowa Kejar Wajib Pajak Sampai Masjid

Hal ini disampaikan Sekretaris DPKH Provinsi Sulsel, Dr Ir Abdul Muas dalam acara pertemuan koordinasi forum OPD tingkat Provinsi Sulsel di Hotel Arthama Makassar, baru-baru ini. Dalam pertemuan ini dihadiri 100 orang peserta, yang terdiri dari dinas peternakan di 24 kabupaten kota, Bappeda di 24 kabupaten kota, serta ormas dari Ikatan Pesantren Indonesia (IPI).

Dikatakan Abdul Muas untuk mendukung dua program prioritas tersebut, DPKH Provinsi Sulsel mengusulkan beberapa program dalam Musrembang 2020, yaitu revitalisasi RPH di Kabupaten Sinjai, pembangunan RPH modern di Kab. Gowa, sertifikasi kelayakan dasar RPH di Parepare, unit pengolahan daging bersertifikat halal di Makassar.

Baca Juga:  PPK Perkeretaapian: Investor Mulai Lirik Proyek KA

Juga penumbuhan dan pengembangan pengolahan hasil peternakan di 24 kabupaten ,kota, pengembangan kelembagaan kelompok ternak unggulan di 24 kabupaten ,kota, pembinaan manajemen dua RPH di Bulukumba, kota, pengembangan kapasitas dan produktivitas di 24 kabupanten kota serta pengawasan kesmavet dan pengawasan mutu pangan asal hewan di 24 kabupaten kota.

Pada bagian lain,Kabag Program DPKH Provinsi Sulsel, Ir Andi Panggeleng, mengatakan, tujuan dari pertemuan koordinasi forum OPD tingkat provinsi Sulsel untuk menginventarisir usulan kabupaten/kota yang akan dimasukkan ke dalam rencana kerja OPD provinsi.-nasrullah-

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.