Proyek Stadion Barombong, NA: Kita Masih Butuh Rp 500 Juta

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah bersama Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb saat meninjau progres pembangunan Stadion Barombong, yang saat ini untuk lapangan sudah bisa difungsikan, (Humas Pemprov)

INIPASTI.COM, MAKASSAR, – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah mengaku, kelanjutan pembangunan stadion Barombong, Kota Makassar bisa rampung, namun membutuhkan anggaran Rp 500 miliar.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengaku, setelah melakukan peninjauan langsung keadaan stadion Barombong, Makassar tersebut menemukan beberapa yang harus dibangun dan dibahas terlebih dahulu sebelum melanjutkan pembangunan.

Menurut Nurdin Abdullah untuk menyelesaikan semua pembangunan sampai pada pengunaan membutuhkan anggaran sekitar Rp 500 Miliar lagi.

“Kita masih butuh anggaran sebesar Rp 500 miliar lagi. Kita bangun lahan parkir, akses jalan masuk. Ini kan rencana kita akan kita lebarin jalan, mulai dari jalan Metro Tanjung Bunga sampai di dalam gerbang stadion Barombong ini,” jelas Nurdin Abdullah usai melakukan peninjauan, di Stadion Barombong Makassar, Selasa (14/5).

Baca Juga:  Menteri Budi Pacu Performa PT Pelindo

Meskipun sempat dilakukan audit mengenai mega proyek stadion Barombong tersebut, namun audit tersebut hanya untuk mengetahui bagaimana kelanjutan pembangunan tersebut.

“Audit stadion Barombong itu bukan untuk mencari siapa yang salah atau nggak, ini adalah cut off gitu, kita mulai dari mana supaya jelas,” ungkapnya.

Selain itu lanjut sosok dengan sejuta karya ini, selain meninjau keadaan konstruksi bangunan yang ada. Menurutnya keadaan bangunan tersebut masih ada beberapa lahan yang masih sementara diselesaikan mengenai pembebasan lahannya.

Baca Juga:  Rakerwil PD IPEMI Bahas Pemberdayaan Ekonomi Umat

“Pertama segera menyerahkan lahan Barombong 3,5 hektar, yang kedua akan menyelesaikan 5,5 hektar lagi yang sekarang di BPN untuk lahan parkir dan penyerahan fosum fasum jalan Tanjung Bunga supaya tidak menjadi polemik lagi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.