PTPN XIV Terapkan Metode Sadap Benang Karet

INIPASTI.COM, MAKASSAR–Metode sadap benang merupakan cara memperoleh getah tanaman karet (latex) yang terletak pada bagian cabang atas sebuah pohon karet (ketinggian bidang sadapan mencapai ±3-4 meter dari permukaan tanah).
Cara melakukan sadap benang kurang lebih sama dengan metode atau cara penyadapan pada umumnya. Hanya saja, dengan metode atau cara ini dibutuhkan beberapa alat tambahan untuk mendukung implementasinya.

Jika penyadapan pada umumnya membutuhkan alat-alat seperti mangkok, kawat, talang, dan pisau sadap biasa, maka penerapan sadap benang perlu disediakan alat tambahan seperti benang, sogokan talang, dan pisau sogok (sadap arah atas). Khusus pisau sogok berfungsi untuk penyadapan dengan alur sadap dari bawah ke atas, namun jika tidak terdapat pisau sogok, penerapannya dapat menggunakan pisau sadap pada umumnya (sadap arah bawah).

Inline Ad

Bidang sadapan pada bagian cabang pohon (ketinggian ±3-4 meter) dihubungkan dengan talang yang telah dililitkan benang yang menjulur kebawah ke arah mangkok. Benang dimaksud sebagai media getah karet/latex untuk dapat mencapai mangkok penampungan. Kemudian, tanaman karet dengan kemiringan pohon mencapai 50-70 derajat, pemasangan mangkok penampungan dilakukan pada media batang tersendiri sebagai penyangga (menghindari mangkok penampungan diletakan di atas tanah).

“Sadap benang ini dilakukan karena kondisi bidang sadapan pada bagian batang tubuh tanaman karet sudah habis (bidang sadapan bawah dan atas) dan butuh waktu untuk pemulihan kulit bidang sadap tanaman karet itu sendiri,” ujar Aska Tanaman, Febri.

Pada umumnya kulit pulihan (renewable bark) yang terbentuk saat ini terganggu, ditandai dengan kondisi batang benjol-benjol dan cadangan kulit habis. Hal ini sangat mempengaruhi produktivitas latex yang dihasilkan dan disamping itu, tanaman karet di Unit Usaha Kebun Awaya-Telpaputih merupakan tanaman tua (tahun tanam 1983 sampai 1989). Dengan pertimbangan di atas, salah satu upaya meningkatkan produksi karet lump/latex Unit Usaha Kebun Awaya-Telpaputih yaitu dengan penerapan sadap benang pada bagian cabang yang masih memiliki kulit perawan atau kulit pohon yang baru pertama kali disadap (virgin bark).

Dalam kondisi tanaman karet Unit Usaha Kebun Awaya-Telpaputih yang telah berusia 32-38 tahun dan kondisi bidang sadapan pada bagian batang tubuh tanaman karet sudah habis, metode atau cara sadap benang saat ini merupakan cara yang baik untuk diimplementasikan, dikarenakan penyadapan yang dilakukan pada bagian cabang atas tanaman karet dengan kulit pohon baru pertama kali disadap dengan harapan dapat memberikan produktivitas karet lump/latex dengan volume yang baik.

“Saat ini, secara terjadwal kami melakukan pembukaan sadap benang yang diprioritaskan pada pokok-pokok tanaman karet dengan kondisi cadangan kulitnya habis (sama sekali tidak dapat disadap atau mengeluarkan getah/latex). Kedepan, saat jumlah pembukaan sadap benang mencapai jumlah yang maksimal akan dapat terlihat pengaruh penerapan metode atau cara ini terhadap produktivitas karet lump/latex,” jelas Febri.

Penerapan metode atau cara sadap benang baik dilakukan dengan tujuan meningkatkan produktivitas karet lump/latex. Namun, dalam penerapaannya memang tidak mudah terdapat beberapa tantangan yang harus dilalui antara lain:

Tantangan SDM, manajemen berupaya memberikan pemahaman kepada karyawan penyadap bahwa dengan melakukan sadap benang dapat meningkatkan produksi, dengan kata lain income/pendapatan yang diterima oleh karyawan penyadap akan meningkat. Pemahaman dimaksud diberikan karena metode atau cara sadap benang dengan sadap biasa berbeda, dengan sadap benang dibutuhkan kemampuan fisik yang maksimal dikarenakan letak bidang sadapan yang tinggi mencapai ±3-4 meter.

Tantangan eksternal, hal ini terkait adanya hama sapi yang berkeliaran dalam areal/blok tanaman yang sewaktu-waktu dapat merusak peralatan sadap yang telah terpasang terutama jatuh hingga pecahnya mangkok penampungan atau putusnya benang. Kemudian selain itu, adanya gangguan dari beberapa oknum masyarakat sekitar yang dengan sengaja merusak peralatan-peralatan sadap (melepas, menyembunyikan dll).

Sebagai informasi, proses pembukaan sadap benang saat ini dengan melibatkan para mandor-mandor penggiring baik yang difokuskan pada satu tempat/areal/blok (demplot) maupun pada wilayah kerja/pengawasan masing-masing mandor-mandor disetiap afdeling. Pada bulan Juni 2021, kami targetkan membuka sadap benang sebanyak 325 pohon.

Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.