Puncak HUT Golkar ke-56, Kadir Halid Minta Taufan Pawe Dewasa Berpolitik

INIPASTI.COM, MAKASSAR, – Polemik struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I partai Golkar Sulawesi selatan (Sulsel), tak kunjung usai.

Meski demikian, sejumlah kader tetap antusias merayakan malam puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 partai berlambang pohon beringin tersebut, di halaman kantor DPD I Golkar Sulsel, Jalan Bontolempangan, Sabtu (24/10/2020) malam.

Inline Ad

Perayaan HUT ini dihadiri oleh kader- kader partai Golkar Sulsel seperti Kadir Halid, Imran Tenri Tata, ketua Golkar Makassar Farouk M. Betta dan puluhan kader lainnya.

Perayaan HUT yang terhubung secara virtual dengan DPP ini, tak dihadiri oleh ketua terpilih Taufan Pawe.

“Ini acara spontanitas kader-kader golkar, acara ini kan ramai di seuruh provinsi di Indonesia terhubung virtual dengan DPP, nah di Sulsel ini juga harus ada kegiatan,” ujar Kader Senior partai Golkar, Kadir Halid saat ditemui disela-sela kegiatan.

Baca Juga:  Nurdin Abdullah Silaturahmi dengan Pimpinan Khalwatiyah

Adapun acara yang digelar di Hotel Claro belum lama ini, menurut mantan ketua Bappilu Golkar Sulsel tersebut, merupakan inisiatif dari anggota Fraksi Golkar Sulsel.

“Soal acara di claro itu atas inisiatif fraksi golkar sulsel , jadi fraksi golkar mengundang Taufan Pawe (Ketua Golkar Sulsel terpilih). Bukan acara DPD I, DPD I kan gak ada pengurusannya,” terang Kadir Halid.

Di usia Golkar yang ke-56 tahun, Ia berharap kemelut yang terjadi di internal Golkar Sulsel selama ini, segera diselesaikan. Ia meminta Taufan Pawe secara dewasa menyikapi masalah ini.

“Kita tidak mau melihat ini tercabit cabit ya makanya harus ada kedewasaan berpolitik dari Taufan Pawe melihat dinamika yang ada di Golkar sulsel apalagi selama ini banyak kader yang melakukan demo dan itu harus diperhatikan oleh Taufan Pawe,” jelas mantan Legislator Sulsel itu.

Baca Juga:  Kunjungi Balita Penderita Jantung, Cicu: Dokter Harus Beri Pelayanan Prima

“jadi Taufan Pawe tidak boleh berlaku otoriter, karena selama ini tidak pernah ada rapat dari fotmatur, padahal formatur ini amanah daripada musda, bukan formatur tunggal tapi ada lima formatur yang punya hak yang sama, untuk menyusun kepengurusan Golkar Sulsel,” tutupnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua DPD II Golkar Makassar Farouk M Beta menyampaikan pesan kepada seluruh kader untuk tidak berkecil hati ditengah dinamika yang terjadi.

“kita tidak perlu berkecil hati mesekipun dirundung masalah, Golkar diusia ke-56 tahun ini menjadi ajang evaluasi untuk kita semua, kalau ada dilema itu hal biasa. Jadi Golkar hari ini tidak punya owner,” jelas mantan Ketua DPRD Makassar tersebut.

Baca Juga:  Tim Bur-Nojeng Serahkan Bukti Pelanggaran Pilkada Takalar ke Bawaslu

(Muh. Seilessy)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.