Rentan Korupsi, KPK Nilai Integritas Parpol Rendah

Ketua KPK Agus Rahardjo (Sumber: www.republika.co.id)

INIPASTI.COM, JAKARTA – Korupsi di sektor politik dinilai masih rentan terjadi, KPK menilai hal tersebut terjadi karena masih rendahnya integritas partai politik.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengungkapkan,  uang masih menjadi faktor pertimbangan keputusan di dalam partai,  baik itu menempatkan seseorang dalam jabatan atau dukungan terhadap mereka yang akan maju sebagai caleg.

Ia menyebutkan, mendapat masukan dari seorang kader partai terkait hal tersebut, “kami dapat masukan terutama  dari yang berdarah-darah teman-teman kader asli kemudian disalip oleh orang yang baru maju tapi punya uang,” ujar Agus di acara Hari Anti-Korupsi 2018, di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (4/12), seperti dilansir dari kumparan.com.

Baca Juga:  Rasyid Kemungkinan Menambal Posisi Pluim

Menurutnya, kadang ada mereka yang berdara-darah membangun partai namun harus tersalip,””Ini yang kadang-kadang mereka katakan ‘saya sudah berdarah-darah memperjuangkan partai tapi kemudian ada orang yang punya uang menyalip’,” lanjutnya.

Sama halnya dengan kaderisasi dalam parpol. Ia berharap ada perbaikan dari parpol tersebut terkait kultur seperti itu.

“Contoh lain terkait kaderisasi, banyak sekali asalkan  bisa menyediakan kantor untuk partai dipilih menjadi ketua partai tertentu. Inilah yang perlu dipikirkan dengan baik oleh temna-teman partai,’ ujarnya

Dalam peringatan Hari Anti-Korupsi Seduni 2018, mengangkat tema tentang mengenai korupsi di sektor politik. Berdasarkan data KPK, sebanyak 61,17 persen perkara yang ditangani lembaga antirasuah itu melibatkan aktor politik.

Baca Juga:  Jokowi Umumkan Ma'ruf Amin Sebagai Cawapres

Agus menyatakan Sistem integritas ini meliputi beberapa point, masalah kode etik, demokrasi internal partai, kaderisasi, rekrutmen, dan keuangan partai yang transparan dan akuntabel. Ia berharap agar nantinya dengan penerapan sistem integritas di dalam partai politik bisa memperbaiki demokrasi Indonesia.

“Diharapkan perbaikan demokrasi di negara kita bisa terjadi dengan baik,” katanya

(Iin Nurfahraeni)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.