RMS Minta Polisi Bebaskan 11 Orang yang Ditangkap Saat Pembakaran Ambulans NasDem

INIPASTI.COM, MAKASSAR, — Aksi unjuk rasa menolak UU Omnisbus Law di depan Kampus UNM yang berujung dengan Insiden pembakaran mobil Ambulans NasDem telah diproses oleh pihak kepolisian.

Sekretariat DPD NasDem Kota Makassar yang berhadapan dengan kampus UNM juga menjadi sasaran pengrusakan. Akibat insiden tersebut 11 orang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

Inline Ad

Ketua DPW NasDem Sulsel, Rusdi Masse mengatakan akan mencabut laporan dan meminta pihak kepolisian untuk membebaskan 11 orang yang ditangkap saat kejadian tersebut.

“Tuhan saja bisa memaafkan apalagi kita cuma manusia. Kita minta untuk dibebaskan karena kasihan kan orang tuanya,” kata RMS sapaan akrab Rusdi Masse di kantor DPD NasDem Kota Makassar, Minggu 25 Oktober 2020.

Baca Juga:  Rongsokan Demokrasi pada Pilgub Sulsel

Anggota DPR RI ini mengaku akan membicarakan hal tersebut dengan pengurus DPD NasDem Makassar yang telah membuat laporan polisi usai kejadian itu.

“Saya akan bicara dengan DPD. kalau saya pribadi ditanya yah begitu (dibebaskan). Itu kan anak-anak kita juga. Saya yakin ada penyesalan bagi pelaku karena ini untuk membantu pelayanan masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dua Hari Kampanye di Sidrap, RMS Tak Dampingi NH

Ia menyayangkan adanya kejadian tersebut sebab mobil ambulans yang dibakar merupakan mobil yang sering dipakai masyarakat kurang mampu secara gratis.

“Tapi Alhamdulillah, kejadian ini kita dapat ambulans baru sekitar 20 unit mobil baru,” Pungkasny.

(Muh. Seilessy)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.