Saat Pandemi, PNUP dan Unismuh Lakukan Pengabdian Masyarakat di Kepulauan Kodingareng

INIPASTI.COM, MAKASSAR- Penerapan pemerintah tentang surat keterangan bebas covid-19 bagi masyarakat luar yang melintasi kota Makassar membuat beberapa titik perbatasan diketatkan termasuk pelabuhan Kayubangkoa Makassar.

Kegiatan ini tidak menghalangi semangat Civitas akademika dalam melakukan kontribusi terhadap masyarakat dalam meningkatkan produktivitas.

Inline Ad

PNUP (Politeknik Negeri Ujung Pandang) Makassar, menggelar kegiatan workshop Pengabdian kepada masyrakat (PKM) di kepulauan Kodingareng Lompo, kegiatan pengabdian masyarakat ini di ketuai oleh Sarma Thaha, S.T.,M.T bersama anggota tim Musfirah Putri Lukman, S.T.,M.T, Andariny Asri, S.T.,M.T, Usman, S.T.,M. Dosen Fakultas teknik PNUP melakukan Pengabdian kepada masyarakat (PKM) berkolaborasi dengan Jurusan Ilmu Komunikasi UNISMUH (Universitas Muhammadiyah) Hadirawati, S.Pd.,S.Sn.,M.I.Kom.

Salah satu dosen membawakan materi tentang pengolahan sampah menjadi tempat tanaman hias dan cinderamata serta turun langsung mendampingi peserta dalam pembuatan media tanam untuk berbagai macam bibit tanaman sayuran yang bermanfaat menjaga imunitas masyarakat kepulauan Kodingareng.

Baca Juga:  Geliat Investasi Sulsel Tahun 2020

Kegiatan PKM ini dibuka oleh ibu Rugayya selaku sekertaris kelurahan Kodingareng didampingi oleh wakasek SMAS Citra Bangsa ibu Erika, kegiatan ini disambut dengan hangat dan antusias oleh siswi-siswi selaku peserta dalam Workshop “Pemberdayaan Pelajar dan Warga Dalam Memamfaatkan Sampah Plastik Pada Bank Sampah Kabajikanta Sebagai Wadah Tanaman Hias dan Cinderamata di Kepulauan Kodingareng Kecamatan Sangkarrang Makassar”.

Ibu Musfirah Putri Lukman, S.T.,M.T menjelaskan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap pengolahan sampah menjadi lebih bermamfaat sehingga tidak berdampak negative terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Kegiatan workshop PKM yang berlangsung selama tiga hari 12-14 Juli 2020 diharapkan dapat meningkatkan per-ekonomian masyarakat dalam pengolahan sampah dengan pelatihan menciptakan produk yang bernilai jual.

Baca Juga:  Sri Mulyani Jadi Menteri Keuangan?

Siswa yang mengikuti workshop akan menjadi penggerak bagi warga kepulauan Kodingareng Lompo kedepannya dalam membangun ide ide kreatif memberdayakan sampah yang notabenenya mengubah prilaku masyarakat agar tidak membuang sampah ke laut sehingga ekosistem tetap terjaga.

Hidup berdampingan dengan covid-19 tidak mematahkan semangat kita untuk terus berkreasi, tetap menjaga kesehatan dengan protokol yang telah disepakati, jaga jarak, memakai masker serta rajin mencuci tangan, menjaga kebersihan diri dan lingkungan adalah cara kita melawan pandemi global ini, diakhir meteri ibu Musfirah Putri Lukman, S.T.,M.T dan Hadirawati, S.Pd.,S.Sn.,S.I.Kom.

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.