Saiful Haq Beberkan Lemahnya Pengelolaan Sepak Bola Indonesia

Pengurus DPP PSI, Andi Saiful Haq

INIPASTI.COM, MAKASSAR, – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyambut baik mundurnya Edy Rahmayadi dari jabatan Ketua Umum PSSI.

Juru Bicara PSI, Andi Saiful Haq mengatakan prestasi sepak bola akan baik jika manajemen organisasi PSSI tidak lagi berbau korup terutama mafia pengaturan skor.

“Yang terpenting adalah juga kesejahteraan pemain dan pengelolaan fasilitas sepak bola,” kata Saiful Haq, Senin 21 Januari 2019.

Sepak bola, kata dia, persoalan kebudayaan yang tidak ada korelasi antara demokrasi dan politik dengan maju tidaknya sepak bola sebuah bangsa. China dan Korea Utara yang kenal memiliki pemerintahan yang terpimpin secara ideologi dan politik mampu membawa prestasi sepak bola mereka di pentas olimpiade maupun World Cup.

Baca Juga:  SLIM Bantu Pemkab Promosikan Destinasi Wisata Gowa

Begitu juga dengan Palestina dan Iraq yang negaranya dirundung perang puluhan tahun masih bisa menunjukkan prestasi luar biasa.

“Jadi PSSI harus mulai meninggalkan opsi apakah PSSI harus dipimpin secara politik atau militer, sebab persoalannya tidak terletak di sana. Juga tidak terletak pada persoalan finansial semata,” ujar Andi Saiful.

Dari segi jumlah penonton, jika digabungkan seluruh liga, kata dia, penonton Indonesia bisa mencapai 12 juta penonton setiap musimnya, hampir menyamai jumlah penonton Bundesliga Jerman dan Premiere League Inggris yang mencapai 13 juta penonton.

Baca Juga:  Di Arena ARRC 2017, Pembalap Sidrap Fhinis Posisi II

“Begitu juga dengan penjualan hak siar dan iklan, pendapatan dari sana bisa mencapai 360 juta US dollar setiap tahun. Jadi tidak ada alasan untuk tidak memiliki prestasi yang baik,” tuturnya.

Hanya saja persoalan utamanya, kata dia, pada kebudayaan sepak bola, lebih khusus lagi adalah budaya tanding yang tak mungkin tumbuh di tengah budaya korupsi, budaya fitnah, dan budaya pesimistis yang ditunjukkan para elite politik.

(Muh. Seilessy)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.