Sejarah Kantor Pos Cikini yang Ikonik dari Zaman Belanda

Top Ad

INIPASTI.COM – Kantor Pos Cikini atau Tjikini Postkantoor merupakan salah satu kantor pos yang memiliki cerita panjang. Sejarah Kantor Pos Cikini dimulai sejak 1920-an.

Dilansir dilaman CNN, Kantor pos yang berlokasi di Jalan Cikini Raya itu didirikan pada era penghapusan sistem tanam paksa sekitar tahun 1870 hingga pertengahan abad 20.

Inline Ad

Sejak mulai berdiri, dinding Kantor Pos Cikini berwarna oranye. Hingga saat ini, bangunan ikonik kantor pos tersebut masih terjaga dan terpelihara.

Saat Kantor Pos Cikini didirikan, Indonesia masih dikuasai Belanda. Kantor pos satu ini juga pernah melewati masa penjajahan Jepang.

Bangunan Ikonik Kantor Pos Cikini ; Tjikini Postkantoor mempunyai bangunan unik bergaya Eropa dengan desain art deco yang khas dan berbeda dari kantor pos lainnya.

Bentuk bangunan ikonik kantor pos masih dapat dilihat sampai sekarang dan banyak dianggap sebagai tempat wisata sejarah yang gratis di area Jakarta.

Meski telah melalui renovasi, gaya bangunan Eropa Tjikini Postkantoor tetap dipertahankan sebagai ciri khasnya.

Posisi tepat Kantor Pos Cikini berada di pertigaan jalan dekat Monumen Nasional serta Taman Ismail Marzuki.

Lokasi yang strategis dan mudah dijangkau, membuat banyak orang merujuk ke tempat ini sebagai salah satu destinasi wisata sejarah Jakarta untuk sekadar bernostalgia dan mengenang kantor pos di masa lalu.

Pengunjung yang datang tak melulu mereka yang punya keperluan menggunakan layanan pos, melainkan mereka yang hanya ingin berswafoto dengan latar nuansa zaman kolonial.

Namun sayang, jejak pendiri Tjikini Postkantoor atau sosok pencetus desain bangunan ini tidak terekam sejarah.

Pelayanan Kantor Pos Cikini, Sebelum didirikan di Cikini, kantor pos Indonesia lebih dulu ada dan berpusat di Batavia, yang sekarang lokasinya sekitar area kota tua.

Keberadaan Kantor Pos Indonesia diinisiasi oleh Gubernur Jenderal Gustaaf Willem Baron van Imhoff pada 26 Agustus 1746.

Kantor pos didirikan dengan tujuan menjamin keamanan surat-surat penduduk, khususnya mereka yang berdagang di luar Jawa serta orang-orang yang datang dan pergi dari Belanda.

Secara fungsi, Tjikini Postkantoor masih sama dengan kantor pos lainnya yang bergerak di bidang pelayanan, penerimaan, penyortiran, pengumpulan, transmisi, pengiriman surat dan paket pos.

Akan tetapi, Kantor Pos Cikini mempunyai layanan khusus karena cabang ini beroperasi selama 24 jam. Ketetapan itu sudah berlaku sejak 2014 sampai sekarang.

Layanan 24 jam Kantor Pos Cikini disambut baik para pelanggannya karena lebih memudahkan dalam menggunakan layanan pos.

Itu-lah sedikit sejarah Kantor Pos Cikini yang sudah berdiri sejak zaman penjajah dan masih mempertahankan eksistensinya sampai sekarang (syakhruddin)

Bottom ad

Leave a Reply