Soni Sumarsono: Saya Tidak Bisa Lupakan Sulsel

Mantan Penjabat Gubernur Sulsel Soni Sumarsono, bersama Istri berfoto bersama dengan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

 

INIPASTI.COM, MAKASSAR –Mantan Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono, hanya menjabat sekitar lima bulan pasca berakhirnya masa jabatan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.

Inline Ad

Ia meninggalkan banyak warisan untuk daerah ini. Seperti menciptakan Pilkada yang damai dan aman serta lancar, serta memontum pembangunan yang dapat terjaga. Namun tetap saja Ia meminta maaf atas segala kekurangan yang ada.

“Mohon maaf jika selama saya memimpin Sulsel, dari Pak SYL dan Pak Agus yang saya gantikan, sebagai pemimpin transisional dan akan diambil alih oleh Pak Nurdin Abdullah ada kekurangan,” sebutnya.

Mantan Plt Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan pemimpin baru Sulsel telah lahir dari sebuah proses demokrasi yang bermartabat. Keempat paslon juga dinilainya luar biasa.

“Mudah-mudahan inilah pilihan rakyat Sulsel dan tugas saya mengantarkan terpilih pemimipin Sulsel dan tugas saya mengantarkan pemimpin yang didukung rakyat sulsel seluruhnya,” kata Sumarsono.

Ia meminta memberikan dukungan penuh kepada pemimpin baru Sulsel, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman agar mampu membawa Sulsel lebih maju, semakin baik dan dibanggakan sebagai provinsi terbaik di wilayah timur Indonesia.

“Saling mengisi dan melengkapi, terima kasih, mohon maaf kalau ada yang kurang. Besok pagi bersama dengan terbitnya mentari pagi akan meninggalkan Sulsel yang tercinta ini,” ujarnya.

Imbuhnya, seiring waktu, dirinya dapat dilupakan tetapi tidak bagi Sumarsono dan istri yang telah terikat dengan Sulsel. Ia merasa, sungguh banyak belajar dari Sulsel.

“Sekali lagi mungkin saudara bisa melupakan saya. Tetapi saya tidak bisa melupakan Sulawesi Selatan,  Saya dan ibu sudah terikat dengan Sulsel,” katanya.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyebutkan, Sumarsono adalah berkah bagi Sulsel.

“Kehadiran Pak Soni Sumarsono merupakan keberkahan tersendiri bagi kami masyarakat Sulsel,” sebutnya.

Sebagai pertanggung jawaban publik selama di Sulsel, Ia menyerahkan bukunya dengan judul “Mengawal transisi di Sulsel”.

(Iin Nurfahraeni)

Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.