INIPASTI.COM, MAKASSAR, —
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Lasharan Jaya menegaskan komitmennya untuk memperkuat posisi sebagai kampus unggul di bidang manajemen melalui perumusan sejumlah program prioritas strategis dalam periode kepemimpinan 2025–2030. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan daya saing institusi sekaligus menjawab tantangan pendidikan tinggi yang kian dinamis.
Ketua STIM Lasharan Jaya, Dr Hernita yang kembali terpilih memimpin STIM Lasharan Jaya periode 2025-2030 baru-baru ini kepada media menyampaikan bahwa arah kebijakan lima tahun ke depan difokuskan pada peningkatan mutu akademik, modernisasi tata kelola, penguatan riset, serta perluasan jejaring kerja sama dengan dunia industri dan pemangku kepentingan lainnya.
Fokus Peningkatan Akreditasi dan Mutu Pendidikan
Salah satu agenda utama adalah peningkatan akreditasi institusi dan program studi melalui penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Selain itu, pengembangan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) terus didorong agar lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Peningkatan kualitas dosen juga menjadi perhatian, mencakup studi lanjut, produktivitas publikasi ilmiah, serta sertifikasi profesi, sebagai bagian dari upaya membangun mutu pendidikan yang berkelanjutan.
Digitalisasi dan Tata Kelola Modern
Dalam menghadapi transformasi digital, STIM Lasharan Jaya menargetkan integrasi sistem akademik berbasis cloud serta penguatan Learning Management System (LMS) guna mendukung pembelajaran yang lebih efektif dan fleksibel. Di sisi administrasi, kampus juga mengarah pada tata kelola paperless yang lebih efisien, transparan, dan modern.
Penguatan Riset dan Pengabdian Masyarakat
Pengembangan riset dan pengabdian kepada masyarakat menjadi pilar penting lainnya. Kampus mendorong kolaborasi riset dosen dan mahasiswa, serta menjalin kerja sama riset terapan dengan pemerintah daerah, industri, dan pelaku UMKM. STIM Lasharan Jaya juga merencanakan pendirian pusat kajian unggulan di bidang manajemen dan kewirausahaan.
Perluasan Jejaring dan Program Magang
Untuk meningkatkan kesiapan lulusan, STIM Lasharan Jaya memperluas kemitraan strategis dengan perusahaan, lembaga pemerintah, dan perguruan tinggi lain, baik di tingkat regional maupun nasional. Program magang berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dioptimalkan sebagai sarana peningkatan kompetensi dan pengalaman kerja mahasiswa.
Pembangunan Infrastruktur Kampus
Di bidang sarana prasarana, kampus menargetkan pembenahan ruang kelas, laboratorium, dan perpustakaan, serta pengembangan ruang kreativitas dan inkubasi bisnis mahasiswa. Penataan lingkungan kampus yang lebih representatif dan ramah mahasiswa juga menjadi bagian dari agenda pengembangan.
Tantangan dan Optimisme Kepemimpinan Baru
Di tengah berbagai rencana tersebut, STIM Lasharan Jaya menghadapi sejumlah tantangan, antara lain persaingan perguruan tinggi yang semakin ketat, tuntutan adaptasi terhadap transformasi digital, penerapan budaya mutu berkelanjutan, keterbatasan keterlibatan industri, serta kebutuhan investasi besar pada SDM dan infrastruktur.
Meski demikian, terpilihnya kembali Ketua STIM Lasharan Jaya untuk periode 2025–2030 dinilai menjadi penegasan kepercayaan senat dan civitas akademika terhadap kepemimpinan sebelumnya.
“Terpilihnya kembali saya sebagai Ketua STIM Lasharan Jaya periode 2025–2030 merupakan bentuk kepercayaan besar dari senat dan civitas akademika atas kepemimpinan sebelumnya. Dengan visi strategis, kesiapan menghadapi tantangan, serta dukungan penuh seluruh elemen kampus, STIM Lasharan Jaya diharapkan semakin maju, kompetitif, dan berdaya saing dalam lima tahun mendatang,” ujar Ketua STIM Lasharan Jaya.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi seluruh elemen kampus menjadi kunci dalam mewujudkan STIM Lasharan Jaya sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan pembangunan serta dunia kerja.
Biodata Singkat Ketua STIM Lasharan Jaya Periode 2025-2030
Ketua STIM Lasharan Jaya Dr. Hernita, SE, MM, lahir di Jakarta 3 Agustus 1974 menjadi dosen di Bidang Ilmu Manajemen mulai tahun 2007, pada tahun 2014 penulisan mendapat beasiswa peningkatan kualitas publikasi internasional (PKPI) Dikti sebagai Visiting Schoolar selama 6 bulan ke Nothern Illinois University Chicago Amerika Serikat untuk mengembangkan penelitiannya menuju jurnal internasional sebagai syarat kelulusan S3-nya.
Meraih gelar S3 Doktor Pendidikan Ekonomi di Universitas Negeri Makassar (UNM) tahun 2015 dan menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lasharan Jaya Makassar mulai tahun 2015 sampai sekarang.
Memiliki beberapa penelitian yang termuat di jurnal nasional dan internasional bereputasi, menulis beberapa buku referensi dan buku ajar, juga aktif di kegiatan pengabdian masyarakat dan beberapa kali mendapatkan hibah IBM Dikti dan PPDM Dikti, selain sebagai penulis dan dosen aktif juga dikeanggotaan organisasi profesi, Persatuan Dosen Republik Indonesia (PDRI), Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Indonesia (ADPTI), dan menjadi pengurus pada Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia (ADRI) Sulawesi Selatan.
Aktif juga sebagai Wakil Sekretaris Pimpinan Wilayah Himpunan Keluarga Massenrempulu ((DPW-HIKMA), serta beberapa tulisannya dapat juga dikunjungi pada blognya https://nitasahban.wordpress.com/










