Stimulus dari Pusat, Malik Faisal: Bantu Dorong Daya Beli Masyarakat

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Malik Faisal (Ist)

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Pemerintah akan kembali menggelontorkan stimulus yang diperuntukkan untuk UMKM, rencananya pada April ini
untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebesar Rp 400 miliar.

Inline Ad

Pemberian stimulus ini, salah satunya untuk perbaikan ekonomi terus dilakukan termasuk mendorong daya beli di masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memberikan stimulus terhadap pelaku UMKM.

Rencananya, stimulus Rp 400 miliar diberikan mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal II. Dimana kebijakan ini akan berlaku pada 20 April nanti, dengan tujuan meningkatkan permodalan debitur UMKM.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, Malik Faisal menjelaskan, pemberian stimulus ini membantu pelaku usaha yang terdampak pandemi covid, ada beberapa stimulus dariĀ  Rekstrukturisasi KUR, Relaksasi KUR dan Bantuan Bagi Pelaku Usaha Mikro

Baca Juga:  NA Dianugerahi Penghargaan Tokoh Perhutanan Sosial

“Efeknya ini dapat mendorong agar pelaku usaha bisa tetap menjalankan usahanya di masa Pandemi Covid 19 serta meningkatkan daya beli masyarakat, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah,” jelas Malik

Menurutnya, selama setahun ini pandemi dilewati cukup berat. Bahkan sebagian pelaku usaha mikro belum mencapai rata-rata omset mereka.

“Harus kami akui bahwa setahun pandemi ini dilalui melalui perjuangan sangat berat. Bahkan ada pelaku usaha mikri belum mencapai rata-rata omset mereka dibandingkan sebelum Pandemi Covid 19 melanda,” papar Malik.

Baca Juga:  PKK Sulsel Gelar Pendidikan Keterampilan Bermain di Alam Bersama Anak-anak Down Syndrome

Dengan stimulus ini, menurut Malik sangatlah membantu  pelaku usaha untuk bisa bertahan dan pelan- pelan bisa mengembalikan nilai omset mereka.

Mengenai stimulus ini, Malik menyebutkan bahwa jenisnya ada Bantuan Presiden, atau BPUM dimana bantuan bagi pelaku usaha mikro dimana tahun 2021  tidak ada jatah atau kuota untuk Provinsi maupun Kab/kota, yang ada cuma kuota secara nasional nilainya sekitar Rp 12,8 juta dan BPUM ini
menyasar Pelaku Usaha Mikro sesuai UU no 11 tentang Cipta Kerja

(Iin Nurfahraeni)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.