Suardi Saleh: Jalur KA ke Garongkong Selesai 2020

Lokomotif Kereta Api Trans Sulawesi yang melintas di rel kereta api. DPM dan PTSP Sulsel, menyambut baik rencana Kemenhub mengandeng swasta dengan sistem KPBU (Istimewa)

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Bupati Barru Suardi Saleh mengaku pengerjaan konstruksi jalur Kereta Api Trans Sulawesi, tahap I Makassar – Parepare, di Kabupaten Barru saat ini terus dilakukan.

Menurutnya, jalur KA sepanjang 47 Km itu sudah selesai, bahkan secara keseluruhan ini bisa diujicoba pada 2020. “Kalau di Barru sudah tidak ada masalah, secara keseluruhan sampai Garongkong ini bisa dimanfaatkan tahun depan,”kata Suardi Saleh pada inipasti.com, Selasa (13/8)

Ia menambahkan, sebelumnya memang sempat ada kendala lahan yang akan dilalui jalur Kereta Api masuk di Garongkong, namun ini sudah selesai dan mulai dikerjakan.

“Yang akan diuji Palanro-Pekkae sampai Panccana batas Barru sudah bisa, kemudian lanjut ke Garongkong. Sempat memang ada jembatan yang belum rampung tapi ini sudah diselesaikan,”ujarnya

Baca Juga:  Rupiah Tak Berkutik di Hadapan Dolar AS maupun Mata Uang Asia

Terkait kepastian uji coba jalur 44 Km yang menjadi target penyelesaian tahap I oleh Pemerintah. Suardi mengatakan ini bisa dilakukan, namun ini menunggu kepastian dari satkernya. “Kita harap nanti pak Gubernur bisa uji coba yang 44 Km itu, karena kalau Bupati sudah sering,”tegasnya

Namun, Ia berharap bahwa Kereta Api ini bisa selesai sesuai dengan target pengerjaan, jalur Pangkep dan Maros sampai Makassar. “Kalau saya lebih kepada kepastian jalur Pangkep ke Maros sampai Makassar, karena kalau d Barru pemanfaatannya tidak terlalu,” paparnya.

Sebelumnya, Rencana uji coba jalur Kereta Api Trans Sulawesi tahap pertama di Kabupaten Barru, yang akan dilaksanakan pada Juli atau Agustus mendatang, batal dilakukan.

Baca Juga:  Di Hadapan Dirjen PDSPKP, Kepala DP2 Optimis Sentra Kuliner Rajawali Lebih Baik

Seperti diketahui,rencananya untuk segmen  Barru-Palanro pada rencananya dilakukan pertengahan 2019. Segmen yang dimaksud yakni dari Desa Pancana sampai Palanro, Barru.

Kepala Humas Pengembangan Perkeretaapian Sulawsi Selatan, Arinova G Utama mengaku, batalnya uji coba untuk segmen ini karena  persoalan pembebasan lahan yang belum selesai.

“Rencananya itu, bulan Juli -Agustus ini, namun diperkirakan  mundur hingga akhir tahun krn masih ada lahan yg belum bebas pada lokasi siding track arah garongkong” Kata Arinova melalui pesan WhatsApp senin (29/07/2019).

(Iin Nurfahraeni)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.