Sulsel Akan Ekspor Jagung ke Filipina

Gubernur Sulawesi Selatan , Syahrul Yasin Limpo bersama Menteri Pertanian saat melakukan Panen Jagung beberapa waktu lalu (Istimewa)

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Provinsi Sulawesi Selatan, melalui Dinas Perdagangan dan Dinas Ketahanan Pangan,Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulsel bersama dengan PT Pelindo IV (Persero) akan melakukan ekspor komoditi jagung sebesar 6.700 Ton. Ekspor tersebut dari total volume sebesar 60.000 ton dengan nilai Rp 210 miliar ke Filipina.

Rencananya, ekspor akan dilakukan melalui Pelabuhan Soekarno Hatta, hari ini, Jumat (9/3/2018). Aktivitas ekspor jagung ini bukanlah hal baru, namun sudah menjadi kegiatan rutin dilakukan oleh dunia usaha. Khususnya para eksportir yang ada di daerah ini.

Baca Juga  Buka SIGAP Sebelum Belanja Pangan

“Kita akan mengespor sebanyak 60.000 ton jagung ke Filipina, untuk pengapalan pertama kita mengirimkan sebanyak 6.700 ton jagung,” ucap Kepala Dinas Dinas Ketahanan Pangan,Tanaman Pangan dan Hortikultura Fitriani.

Seperti diketahui, sejak tahun
2010, ekspor dilakukan oleh PT. Seger Agro Nusantara, PT. Tiara Mangkasti, CV. Ohio dengan negara tujuan dan Filipina.

Sulsel merupakan salah satu provinsi penghasil jagung terbesar di Indonesia. Beberapa kabupaten yang produksi jagung antara lain Kabupaten Maros, Sidrap, Bone, Wajo, Soppeng, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng dan Bulukumba serta wilayah Luwu Raya.

Baca Juga  Deng Ical: Pertumbuhan Ekonomi Di Kota Makassar Tinggi

Produksi jagung Sulsel Tahun 2017 berdasarkan data BPS sebesar 2.341.337 ton, mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan sebesar 13.38 persen, jika dibandingkan produksi jagung tahun 2016 sebesar 2.065.125 ton. Sejak tahun 2008 sampai tahun 2017, produksi jagung Sulsel mengalami pertumbuhan rata-rata sebesar 8,69 persen per tahun.

Dari data tersebut menunjukkan, komoditi jagung Sulsel sangat potensial menjadi komoditas ekspor unggulan. Kegiatan ekspor ini tentu akan memberi dampak positif terhadap akselerasi terhadap pertumbuhan ekonomi dan mendukung program peningkatan ekspor nasional.

Baca Juga  Syahrul: Pahlawan Itu Selalu Memberi Suri Tauladan

Selain pelepasan ekspor ke Filipina, Gubernur SYL juga akan meresmikan Kantor Pelayanan Penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA) dan Sertifikasi Mutu Dinas Perdagangan Provinsi Sulsel.

“Hari ini, Gubernur Sulsel akan melepas ekspor jagung ke Filipina dan juga meresmikan Kantor Pelayanan Penerbitan SKA dan Sertifikasi Mutu Dinas Perdagangan Provinsi Sulsel,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel Devo Khaddafi.

(Iin Nurfahraeni)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.