Tagihan Membengkak, PLN Didesak Lakukan Tera Ulang Meteran Pelanggan

INIPASTI.COM, MAKASSAR, — Gerakan Mahasiswa Laskar Merah Putih (Gema LMP) Sulsel menyoroti lonjakan pembayaran tarif listrik yang masih membengkak dan dirasakan pelanggan di Makassar.

Inline Ad

Langkah dari PT PLN dalam menaikkan tarif listrik tanpa lebih dulu melakukan sosialisasi membuat para pelanggan geram.

Aktivis mahasiswa yang tergabung di dalam Gerakan Mahasiswa Laskar Merah Putih (Gema LMP) Sulawesi Selatan telah melakukan aksi unjuk rasa atas tuntutan tersebut.

Dengan membawa sejumlah tuntutannya, ratusan massa Gema LMP Sulsel turun berdemonstrasi di kantor PT PLN Unit Induk Wilayah Sulselrabar, Jalan Hertasning, Jumat 18 September.

Usai melakukan aksi demonstrasi, Aktivis Gema LMP menyampaikan beberapa tuntutan yakni meminta PLN melaksanakan Tera dan Tera Ulang berdasarkan ketentuan No 2 tahun 1981.

“Kami telah dua kali menggelar unjuk rasa dan pimpinan tidak bersedua berdialog dengan kami dan dia malah melakukan menyuruh kita dialog dengan humasnya. Kami menilai humas tidak punya kapasitaa dan tidak bisa mengeluarkan kebijakan,” kata kordinator Lapangan, Gema LMP, Muhammad Firwandi Admin di Sekretariat LMP Sulsel jalan Pengayoman, Makassar, Jumat 18 September.

Baca Juga:  Hindari Bentrok, BAZNAS Kini Salurkan Zakat Seperti Ini

Pihaknya mendesak PLN segera melakukan Tera dan Tera Ulang terhadap meteran pelanggan yang dipakai selama 12 tahun agar terverifikasi dengan baik.

“Kami berharap sesegara mungkin melakukan tera dan tera ulang agat tidak merugikan masyarakat,” ucap Firwandi.

Tak hanya itu, LMP juga meminta Kementerian BUMN yang dipimpin Erick Tohir turun langsung untuk mengevaluasi terhadap kinerja direksi khususnya PLN di Wilayah Sulselrabar.

Saat melakukan demonstrasi, kata dia jumlah aktivis Gema LMP juga mendapat tindakan represif dan intimidasi dari pihak keamanan kantor wilayah PLN Sulselrabar saat aksi berlangsung.

Baca Juga:  Bawa Pendukung ke Pelantikan,Begini Imbauan Pemprov

“Kami akan melaporkan (ke Polisi) aksi arogansi yang dilakukan pihak pengamanan di PLN yang melakukan intimidasi terhadap teman-teman di LMP,” ujarnya.

Mereka berjanji akan melakukan demonstrasi dengan menggalang massa yang lebih besar terutama masyarakat yang merasa dirugikan atas lonjokan tagihan listrik akhir-akhir ini.

“Hari rabu ini kami akan mengelar demo lagi di PLN bersama masyarakat agar dilakukan tera dan tera ulang. Agar tagihan terjamin legalitasnya. Banyak elemen masyarakat yang bergerak menyatakan tarif yang terus membengkak,” pungkas Firwandi.

(Muh. Seilessy)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.