Tahun Depan, Pengerjaan Fisik Bendungan Pammukulu akan Dimulai

Ilustrasi Pembangunan Bendungan, (Pool/Kementerian PUPR)

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Pengerjaan salah satu Proyek Strategis Nasional, (PSN) Bendungan Pammukulu untuk bagian fisik akan dilaksanakan mulai tahun 2020. Hal ini dilakukan, setelah masalah lahan selama ini menjadi kendala mulai dibebaskan secara bertahap

Hal ini diungkapkan Kepala Satker Bendungan Pamukkulu Alexander Nandar, “iya, tahun depan akan mulai dikerjakan fisiknya,” katanya melalui pesan singkatnya.

Inline Ad

Seperti diketahui, Bendungan Pammukulu yang terletak di Desa Kale Ko’mara, Kecamatan Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar pada tahun 2017 mulai dilakukan penandatanganan kontrak. Dimana saat itu, proyek bendungan ini menjadi yang pertama dilakukan penandatanganan kontrak dari sembilan bendungan yang akan dibangun.

Nandar menambahkan, untuk pengerjaannya ini tahun depan akan dilaksana pengerjaan cofferdam, pengerjaan saluran pengelak dan pondasi.

Baca Juga:  Sekda: Akan Dikoordinasi Dengan Gubernur

Pengerjaan cofferdam adalah
jenis konstruksi kedap air yang dirancang untuk memfasilitasi proyek konstruksi di daerah yang biasanya terendam, seperti jembatan dan dermaga.

Sementara mengenai anggaran, Nandar menyebutkan tahun 2020 khusus bendungan Pammukulu yaitu Rp 293 miliar untuk tiga pengerjaan tadi. Sedangkan untuk lahan sendiri, ini menggunakan anggaran LMAN sehingga pihaknya tidak dianggarkan.

Selain pengerjaan fisik ini, untuk lahan sendiri. Ia menargetkan pembayaran yang dilakukan untuk 120 bidang tanah, atau sekitar 57 Hektar yang telah direviw oleh BPKP, namun belum eligible karena masih terdapat data-data yang kurang, ” Kami harapkan kerjasamanya warga dan pemerintah daerah Takalar dalam mengumpulkan data yang kurang,” paparnya.

Baca Juga:  Tangis Haru Antar CJH Papua ini

Secara manfaat, bendungan ini akan mengairi irigasi seluas 6.430 hektare. Selain itu, juga bisa memberikan daya PLTA 25 MW dan mampu mengendalikan banjir 430 meter kubik per detik, dan menyediakan air baku.

Sebagai penyedia jasa, pekerjaan Bendungan Pammukkulu dibagi dua kegiatan. Paket pertama akan dikerjakan PT Wijaya Karya dengan nilai kontrak Rp 852 miliar lebih, dan paket dua dikerjakan PT Nindya Karya dengan kontrak Rp 842 miliar lebih. Tahap pertama pengerjaan pembangunan dengan melakukan pembebasan lahan seluas 640 hektar dan tahap kedua pembangunan fisik jembatan.

(Iin Nurfahraeni)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.