Tak Sesuai Harga, Pembebasan Lahan Bendungan Pammukulu Terkendala

Kepala Satuan Kerja Pembangunan Bendungan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan dan Jeneberang (BBWSPJ) Tampang (Iin Nurfahraeni)


INIPASTI.COM, MAKASSAR
– Pembangunan Bendungan Pammukulu di Kabupaten Takalar terancam terhambat, setelah warga yang berada disekitar area pengerjaan Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut menolak harga yang telah diajukan untuk pembebasan lahannya.

Proses penetapan harga oleh tim apresia ditolak oleh warga. Sebanyak 73 bidang tanah yang masuk tahap pertama sedianya dibebaskan dengan harga Rp2.800 permeter, namun oleh warga keputusan ini ditolak.

Inline Ad

“Perhitungan ganti rugi bukan oleh kami, ada tim independen. Warga sudah melakukan gugatan ke Pengadilan Takalar sejak 4 Juli kemarin, kami tunggu sampai 30 hari kedepan keputusannya,” ungkap Tampang.

Mengenai keputusan pengadilan nantinya, Tampang mengaku siap menerima apapun hasilnya termasuk jika gugatan warga nantinya diterima, “kami akan terima apapun hasilnya itu, termasuk jika harus dilakukan perhitungan ulang sesuai keputusan yang ada,” ujarnya

Sementara itu, Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono meminta kepada daerah setempat untuk ikut terlibat dalam penyelesaian pembangunan bendungan.

“Ini merupakan proyek strategis nasional, jadi kalau mau selesai semua harus dilibatkan. Kalau ada masalah lahan, bupati harus turun tangan membantu menyelesaikannya,” tegasnya.

(Iin Nurfahraeni)

Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.