Talak Perkara Halal, Tetapi Tidak Disukai Allah

INIPASTI.COM – Sering kali kita mendengar kabar perceraian para public figure, entah itu lewat media sosial ataupun media penyiaran (televisi/radio). Public figure tersebut tidak hanya hadir dari kalangan pesinetron maupun artis-artis papan atas dari segala bidang saja, melainkan ada juga yang hadir dari penceramah/ustaz kondang di Indonesia.

Maraknya kasus perceraian di kancah nasional yang digemborkan oleh para public figure menyebabkan masyarakat luas pun mengikuti jejak mereka. Padahal perceraian di dalam Islam memang diperbolehkan, akan tetapi hal tersebut adalah suatu perkara yang tidak disukai oleh Allah.

Inline Ad

“Halal yang paling dibenci Allah adalah talak.” (HR. Abu Daud).

Baca Juga:  Hasil Rukyat Hilal Idul Adha, Ini Imbauan Kakanwil Kemenag

Selain itu, mengapa Allah tidak menyukai perkara cerai tersebut, karena apabila dua insan yang tengah membangun rumah tangga lalu keduanya saling berpisah, maka itu adalah perayaan yang luar biasa bagi bangsa setan/iblis, karena cerai merupakan salah satu kegiatan/programnya iblis/setan.

Simak hadis berikut:

“Sesungguhnya iblis singgasananya berada di atas laut. Dia mengutus para pasukannya. Setan yang paling dekat kedudukannya adalah yang paling besar godaannya. Di antara mereka ada yang melapor, ‘Saya telah melakukan godaan ini.’ Iblis berkomentar, ‘Kamu belum melakukan apa-apa.’ Datang yang lain melaporkan, ‘Saya menggoda seseorang, sehingga ketika saya meninggalkannya, dia telah berpisah (talak) dengan istrinya.’ Kemudian iblis mengajaknya untuk duduk di dekatnya dan berkata, ‘Sebaik-baik setan adalah kamu.” (HR. Muslim).

Baca Juga:  Dalam Buku Catatan Malaikat, Amalmu Diungkap Sedetil Ini

Mudah-mudahan kita semua senantiasa terlindungi dari segala bisikan setan. Dan menjadikan Allah sebagai sebaik-baik tempat kembali. Aamiin

.

#DaarulQuran

#Wisatahati

#PerkaraHalal

#CeraiHalal

(Sumber: YYS Daarul Quran Wisatahati)

(Visited 1 times, 78 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.