Site icon Inipasti

Tanggapan Fahri Hamzah Soal Tewasnya 2 Mahasiswa Demonstran

Fahri Hamzah terkait kasus tewasnya Mahasiswa Demonstran di Kendari Sulawesi Tenggara.

INIPASTI.COM, JAKARTA – Dua mahasiswa yang melakukan demonstrasi di Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) tewas. Kabar itu pun sampai ke telinga Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.

Ditemui awak media di Gedung DPR RI pada 27 September kemarin, Fahri mengaku terpukul atas kejadian tersebut. Dia pun meminta agar pihak kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut. 

“Kita terharu dan terpukul/terluka. Dan ini harus menjadi evaluasi dari kepolisian. Kalau ada yang menggunakan peluru tajam, maka Kapolri harus memecat orang itu langsung. Bahkan menurut saya peluru karet pun itu tidak boleh,” jawabnya.

Olehnya, dia ingin agar kepolisian memperbaiki dirinya. Meskipun sepengetahuannya, polisi mempunyai informasi dalam menangani perkara.

“Mereka punya kamera dalam menangani perkara. Mereka tahu, mereka diserang itu biasanya, jadi mereka hanya bertahan, mudah-mudahan itu, semua penjelasannya bisa diinvestasikan, sehingga kita bisa tahu titiknya,” sambungnya.

Dia pun mengimbau kepada Mahasiswa yang mahasiswa yang melakukan demonstrasi agar tidak melakukan provokasi. Karena menurutnya hal itulah yang memantik pihak kepolisian untuk menggunakan senjata.

“Saya juga imbau kepada mahasiswa, dulu kami itu waktu demo, lagu kami itu adalah hati-hati, hati-hati provokasi. Jangan biarkan aparat main senjata karena kita provokasi. Kita tidak mau itu,” tutupnya. (Sule)

Exit mobile version