Target APT Unggul, Prof Edy: PTM Lakukan Lompatan Raksasa

INIPASTI.COM, MAKASSAR- Universitas Muhammadiyah Makassar saat ini sedang berupaya semaksimal mungkin meningkatkan kualitas perguruan tingginya dengan meningkatkan akreditasi prodinya menuju APT Unggul 2021.

Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof Edy Suandi Hamid, mengatakan, tidak hanya Unismuh Makassar yang diharapkan melakukan  upaya peningkatan mutu APT dan APS-nya  tetapi seluruh PTMA  lingkup persyarikatan Muhammadiyah.

Prof Edy mengharapkan, ada upaya yang sungguh-sungguh  dilakukan oleh masing-masing PTM dalam meningkatkan kualitas atau mutu perguruan tingginya menuju APT unggul.

 “Inilah salah satu tujuan mengapa Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah melalukan sosialisasi IPS 4.0 kepada PTM,”ujar Prof Edy saat memberikan materi dihadapan peserta sosialisasi IAPS 4.0 di MGH, Sabtu 20 Juli 2019.

Baca Juga:  Empat Pengurus HPBI Sulsel Pemakalah Seminar Nasional di Jakarta

Dikatakan Prof Edy, untuk menjadi unggul tentu dengan melakukan perencanaan-perencanaan yang lebih baik dan berkualitas.

Oleh karenanya dalam proses  reakreditasi prodi maupun institusi jika itu dipersiapkan lebih awal dengan perencanaan yang matang maka tidak perlu lagi harus menunggu sampai 4 tahun untuk divisitasi tetapi bisa 2 tahun.  “Karenanya PTM perlu melakukan lompatan raksasa yang berkelanjutan,”ujarnya.

Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof Edy Suandi Hamid, lebih lanjut mengatakan, membangun perguruan tinggi menjadi  bermutu maka SPMI maupun SPME harus baik.

Apakah kita mau berubah atau kalah dalam persaingan yang semakin ketat ini, maka mindset kita untuk berubah harus ditanamkan kepada seluruh civitas akademika, tidak bisa hanya rektor, wakil rektor, dekan maupun prodi tetapi seluruh komponen yang terlibat dalam organisasi institusi perguruan tinggi memiliki pemikiran yang sama untuk maju.

Baca Juga:  Dekan FDK UINAM Diberi Tanda Jabatan Pelindung Tagana

Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah ingin PTM menjadi yang terbaik dengan perguruan tinggi lainnya.

“PTMi harus dikelola dengan profesional. Tidak boleh dikelola dengan serampangan, karena  hanya akan merugikan civitas akedemika dan masyarakat,”kunci Prof Edy Suandi.-nasrullah-

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.