Tatap Muka dengan Warga Maccini Sombala, Ismak Bahas Bahaya Politik Uang

Muhammad Ismak bersama sejumlah warga kelurahan Maccini Sombala.
Top Ad

INIPASTI.COM, MAKASSAR, — Bakal calon Wali Kota Makassar, Muhammad Ismak melakukan pertemuan tatap muka dengan sejumlah tokoh masyarakat di Jalan Manunggal, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Rappocini, Makassar, Sabtu 5 Oktober.

Pertemuan yang dikemas secara santai ini, Ismak berdiskusi dengan sejumlah warga serta menyampaikan keinginannya maju di Pemilihan Wali Kota Makassar 2020 mendatang.

“Ini memperkenalkan kita punya visi, kita mendengar masyarakat seperti apa Makassar kedepannya,” kata Ismak usai bertemu dengan warga.

Kepada sejumlah warga, Ismak menjelaskan jabatan Wali Kota merupakan pelayan masyarakat bukan penguasa yang ingin dilayani oleh masyarakat. Salah satu cara mengetahui keinginan masyarakat maka dibutuhkan pertemuan untuk mendengarkan keluhan langsung dari masyarakat.

Baca Juga:  Inilah Nama-Nama Kandidat yang Dikirim ke Demokrat SulselĀ 

Ismak menyampaikan beberapa masalah yang menjadi persoalan di setiap momentum Pilkada. Salah satunya yakni politik uang sehingga melahirkan calon pemimpin yang korup.

“Kalau dari awal dia sudah keluarkan puluhan miliar maka jangan harap keinginan kita dikabulkan. Karena suara kita sudah dibeli, jadi yang dipikirkan kepentingan pribadi saja,” ucap Ismak.

Ia mengatakan politik uang di Pilkada sangat berbahaya, sebab bisa berefek pada pelayanan dan orientasi kekuasaan.

“Kalau sudah Rp80 yang keluar dan gajinya hanya Rp200 juta ini tidak menutupi. Maka akan berpotensi korupsi dan yang dipikir kepentingan pribadi saja,” tutur ketum umum AAI ini.

Baca Juga:  Begini Prinsip Hidup Toraya di Mata Nurdin Halid

Sekadar diketahui Kalurahan Maccini Sombala direncanakan ada sebanyak 7 titik yang menjadi agenda pertemuan dan diskusi dengan warga setempat. Namun pertemuan yang digelar ini merupakan pertemuan perdana setelah menjajaki 3 parpol di Makassar.

(Muh. Seilessy)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.