TGB Dikabarkan Gabung Partai Golkar

Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

INIPASTI.COM, JAKARTA – Setelah mundur dari Partai Demokrat pada Juli lalu, tidak butuh waktu terlalu lama buat Tuan Guru Bajang Zainul Majdi (TGB) untuk mendapat partai baru sebagai labuhannya dalam melanjutkan karir politiknya.

TGB diketahui telah resmi bergabung ke Partai Golkar. Ini diungkapkan, Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Sumatera DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia
mengatakan, hal itu sudah diputuskan dalam rapat pleno yang digelar pada Rabu malam

“Jadi beliau sudah resmi bergabung,” ujar Doli seperti dilansir dari Tempo.co Kamis (20/12/2018)

Ia menjelaskan, sudah ada kesepakatan internal di Golkar bahwa TGB akan menduduki jabatan di struktur DPP sebagai Ketua Koordinator Bidang Keumatan DPP Partai Golkar.

Baca Juga:  Sempat Bercanda Ria dengan Cucu-cucunya, Ani Yudhoyono Meninggal Dunia di Singapura

Terpisah, Ketua DPP Golkar Ace Hasan Shadzily mengatakan, informasi itu nanti akan disampaikan secara resmi oleh Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, ketika acara silaturahmi akhir tahun Keluarga Besar Partai Golkar di Hotel Dharmawangsa, Jakarta pada Kamis malam, ini “Nanti beliau (TGB) juga akan hadir,” ujar dia.

Seperti diketahui, pada Juli lalu TGB Zainul Majdi resmi menyatakan mundur dari Partai Demokrat. Dia beralasan keputusan ini diambil karena alasan pribadi. TGB Zainul Majdi sebelumnya pernah menyatakan dukungan terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada pemilihan presiden 2019.

Sebelumnya, Partai Nasdem sendiri telah mengklaim TGB telah bergabung secara informal ke Partai yang dipimpin Surya Paloh. Namun, TGB sendiri membantah hal tersebut

Baca Juga:  KPK Periksa Khofifah

Pada Juli lalu, TGB tak menampik dirinya ditawari pindah partai oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Tawaran itu disampaikan menyusul kemungkinan TGB dijatuhi sanksi oleh Partai Demokrat karena mendukung Presiden Joko Widodo di pemilihan presiden 2019.

Tapi pada saat itu, TGB hanya menganggap tawaran itu spontan saja. Kala itu, TGB berujar hubungannya dengan Airlangga selama ini ibarat abang dan adik. “Beliau kan lebih tua dari saya, saya panggilnya bang. Mungkin beliau agak kasihan juga melihat di media, gara-gara dukungan ini adiknya mau dikasih sanksi itu,” kata TGB.

(Iin Nurfahraeni)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.