Tingkatkan PAD, Muzayyin Dukung Kawasan Pucak Dikelola Serius

Wakil ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arif bersama Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

INIPASTI.COM, MAKASSAR, — Wakil ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arif menanggapi niat baik Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yang ingin membenahi Kebun Raya Pucak yang terletak di Desa Pucak dan Desa Tompo Bulu, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Maros.

“Kebun Raya pucak Maros harus dikelola dengan serius karena memiliki peran strategis dalam upaya konservasi, bioresources dan pada giliranya memberi dampak kesejahteraan bagi masyarakat khususnya di sekitar Kawasan Kebun Raya,” ujarnya Kamis (4/6) di Makassar.

Inline Ad

Muzayyin secara khusus meminta pemerintah Sulsel serius mengelola kawasan itu sebab kawasan Pucak telah diresmikan sejak 1996. Sejak diresmikan, kawasan Pucak belum menjadi sumber destinasi wisata unggulan di Sulsel. Serta belum jelas apakah keberadaan kawasan wisata itu memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khsusnya dari sektor pajak.

Baca Juga:  Pj Wali Kota Ajak Masyarakat Dukung Peringatan HKN

“Syukurlah kalau gubernur mau benahi, sudah lama kita berharap Pucak jadi destinasi unggulan di Sulsel,” pungkas legislator PKS tersebut.

Muzayyin berharap Kebun Raya Pucak Maros bisa sukses seperti kebun Raya Bogor yang dikunjungi ribuan orang per hari. Kehadiran wisatawan tentu membawa pengaruh positif bagi peningkatan ekonomi daerah.

Lebih jauh Muzayyyin mengatakan Kebun Raya Pucak hadir terkait bukan hanya penyelamatan lingkungan hidup, tetapi juga pengembangan Iptek, promosi pariwisata, ruang terbuka hijau dan pengembangan ekonomi.

Baca Juga:  Bupati Amran Laporakan Pembangunan Wajo ke Banggar DPR RI

Dalam Peraturan Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia nomor 10 tahun 2015 tentang Pengelolaan Kebun Raya, Pemerintah Provinsi memiliki tugas dan fungsi dalam bidang penelitian dan/atau konservasi serta menyusun road map rencana pengelolaan Kebun Raya di tingkat provinsi.

“Keberadaan Kebun Raya Pucak, Maros harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, apalagi kedepan kita membutuhkan lapangan kerja baru bagi masyarakat yg terdampak pandemi Covid-19,” pungkasnya.

(Muh. Seilessy)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.