Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat, Tiga Daerah Ajukan Pemekaran Desa

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Ashari Fakhsirie Radjamilo (Iin Nurfahraeni)
Top Ad

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sulawesi Selatan, Ashari Fakhsirie Radjamilo menyebutkan saat ini ada tiga kabupaten yang telah mengajukan pemekaran untuk desa yang berada di wilayahnya masing-masing.

Tiga kabupaten yang telah mengajukan usulan saat ini, dan telah masuk ke Kementerian Dalam Negeri. Menurut Ashari, yaitu Luwu Timur, Toraja Utara dan Takalar.

Inline Ad

Ashari menyebutkan, pihaknya telah menanyakan kelanjutan proses pemekaran desa tersebut ke Kemendagri, namun sampai saat belum ada jawaban dari sana.

“Kami sudah cek, namun belum ada jawaban dari Kemendagri prosesnya ini sudah sampai mana,” katanya, saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Menurutnya, proses pemekaran desa ini memang membutuhkan waktu yang cukup panjang bisa 3-4 tahun lamanya.

“Jadi setelah ini, akan ada tim dari Kemendagri untuk melakukan verifikas apakah desa tersebut layak atau tidak. Nanti kemudian, akan masuk dalam tahap desa persiapan prosesnya ini tiga tahun, kalau berhasil baru dilakukan pemilihan kepala desanya,”ujarnya lebih jauh.

Terkait prosesnya ini hampir sama dengan aturan pemekaran untuk Daerah Otonomi Baru (DOB).Ashari enggan menjelaskan, dan beralasan tidak terlalu tahu. Tapi bisa saja hal tersebut sama , dengan kewenanganya yang lebih kecil.

Sementara terkait total jumlah desa yang akan dimekarkan ini. Ashari mengaku jumlah detailnya tidak terlalu dia paham, dan sedang mengumpulkan semua data masalah pemekaran desa ini. “Saya tidak hafal jumlahnya itu, tapi datanya sedang dikumpulkan,”terangnya.

Terkait alasan pemekaran dan statusnya sendiri, Ashari mengungkapkan pemekaran suatu wilayah tentu banyak faktornya salah satunya adalah meningkatkan pelayanan ke masyarakat dari Pemerintah.

“Terkadang itu, masyarakat di dusun jika mengurus administrasi sangatlah jauh. Selain itu juga masalah jumlah penduduk yang di desa ada mencapai 4 ribu jiwa,” ucapnya.

(Iin Nurfahraeni)

Bottom ad

Leave a Reply