Site icon Inipasti

Tingkatkan Pelayanan Kependudukan, Dukcapil Sulsel Buat Program Baru

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sulawesi Selatan, Sukarniaty Kondolele

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sulawesi Selatan, melalui Dinas Dukcapil Kabupaten/kota dalam mendukung program Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan, sebagaimana hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kependudukan beberapa waktu lalu di Batam, akan membuat program baru.

Kepala Dinas Dukcapil Sulsel Sukarniaty Kondolele menjelaskan Dinas Capil ini memiliki tugas untuk melakukan pencatatan sipil dari kelahiran sampai kematian, inilah yang sedang dilakukan oleh pihaknya, bagaimana masyarakat bisa sadar pentingnya administrasi kependudukan.

“Jadi bukan e-KTP saja yang kami urus, tapi dari kelahiran. Dengan adanya data ini secara lengkap, disatu sisi akan menguntungkan karena bisa memetakan di mana saja kelahiran sekaligus sebagai DP4 nantinya, karena ini saling berhubungan,” kata Sukarniaty.

Nantinya melalui program ini,menurut Sukarniaty, masyarakat juga memperoleh manfat dalam mengurus dokumen kependudukan, “jadi nantinya ketika masyarakat mengurus misalnya Kartu Keluarga, maka bisa langsung mengurus akte kelahiran, dan e-KTP, atau sebaliknya. Bukan cuma satu saja dokumen yang diurus, bisa dua, tiga bahkan empat, agar bisa menyasar langsung ke masyarakat,”tegasnya

Ia mengaku, sebenarnya program ini bukanlah baru pertama digunakan olehnya, karena program ini menyerupai konsep yang pernah dilakukansaat bertugas di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, untuk mempromosikan tempat wisata

“Saat saya bertugas dulu di sana, ada program yang disebut promosi. one destination two countries’ kalau di analogikan seperti buy one get two, jadi mengurus satu dokumen bisa dapat dua, tiga atau empat dokumen. Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat harus menyadari akan pentingnya dokumen adminstrasi
kependudukan saat ini,” ujar Sukarniaty.

Apalagi, Ia menambahkan nantinya semua pelayanan publik kedepannya akan berbasis pada Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Mengenai kapan akan diberlakukan, Sukarniaty menyebutkan dalam waktu dekat ini akan berlaku,agar semua dapat tertib administrasi kependudukan.

Terkait dengan penerbitan akte kelahiran, Sukarniaty juga menjadikan ini catatan karena sampai sekarang masih sekitar 85 persen dari target nasional. “Ini juga menjadi perhatian buat kami, masyarakat harus sadar pentingnya dokumen kependudukan ini,”

(Iin Nurfahraeni)

Exit mobile version