Trump Dicemooh dengan Tagar #TrumpSacrifices

Calon Presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump berbicara sebuah Forum di Washington DC. (AFP/Getty Images)

DALAM sebuah wawancara dengan televisi ABC pada Sabtu (30 Juli 2016), Ghazala Khan mengatakan: “Ketika saya berdiri di sana, seluruh Amerika dapat merasakan kepedihan saya, meski saya tak mengucapkan sepatah katapun. Saya tidak tahu mengapa dia tidak bisa merasakan hal itu.”

“Tolonglah Mr. Trump, tolong rasakan kepedihan itu, maka Anda akan jadi orang yang lebih baik.

“Saya sedih ketika saya dengar bahwa saya dianggap tidak bisa berkata apa-apa karena saya sedang berduka.”

Khizr Khan mengatakan bahwa Donald Trump “sama sekali tidak dapat merasakan kepedihan seorang ibu yang harus mengorbankan anaknya.”

“Ikut pemilihan presiden tidak membuatnya berhak untuk bersikap tidak menghormati….ibu pemegang bintang jasa Gold Star, seharusnya dia malu,” kata Khizr Khan.

“Dia tidak punya sopan santun, dia memiliki hati yang gelap.”

Baca Juga:  Program Generasi Emas Prabowo-Sandi Dikritik Kubu Jokowi-Ma'ruf

Nyonya Khan mengatakan pada Jumat lalu bahwa dia tidak dapat berkata-kata pada saat suaminya berpidato karena dirinya masih dikuasai duka cita mendalam dan tidak dapat memandang foto almarhum putranya tanpa menangis.

‘Sukses Luar Biasa’

Tim kampanye Trump mengeluarkan pernyataan, pada Sabtu (30/72016), di mana Trump memuji-muji Humayun Khan, putra Khizr Khan

“Kapten Humayun Khan adalah seorang pahlawan bagi negeri kita dan kita harus menghormati semua orang yang telah berkorban untuk menjaga agar negara kita tetap aman,” katanya.

“Masalah sebenarnya di sini adalah teroris Islam radikal yang membunuhnya, dan upaya orang-orang radikal tersebut untuk masuk ke negara kita untuk mencelakai kita.”

Akan tetapi Trump menolak kritikan Khizr Khan.

“Meskipun saya merasakan kesedihan mendalam atas kehilangan putranya, Mr Khan, yang belum pernah bertemu dengan saya, tidak berhak untuk berdiri di hadapan berjuta orang dan mengklaim bahwa saya belum pernah membaca Konstitusi kita, (yang keliru) dan mengatakan banyak hal tidak akurat lainnya,” kata Trump.

Baca Juga:  Ketum NasDem Minta Elit Politik Menahan Diri di Tahun Pemilu

Dalam wawancara dengan televisi ABC yang disiarkan pada Sabtu, yang transkripnya dirilis oleh tim kampanya, Trump kemudian ditanya pengorbanan apa saja yang telah dilakukannya.

“Saya bekerja sangat, sangat keras. Saya telah menciptakan ribuan dan ribuan lapangan kerja, puluhan ribu lapangan keerja, mendirikan bangunan besar,” katanya.

“…Saya sukses luar biasa. Saya kira saya sudah berbuat banyak.”

Dalam video wawancara tersebut, pembawa acara sempat berkomentar: “Oh, itu ya yang dinamakan pengorbanan.”

Jawaban Donald Trump tersebut sontak menjadi bahan cemoohan di Twitter dengan tagar #TrumpSacrifices, yang diisi dengan berbagai kesulitan seperti naik pesawat di kelas ekonomi dan bermain golf di lapangan golf tingkat kotapraja.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.