Turis Asing Belajar Tarian Tradisional di Bulukumba

Volunter dari berbagai negara yang tergabung dalam organisasi AIESEC, belajar tarian tradisional Sulsel di Sanggar Seni Warisan Budaya (SSWB) Desa Tamatto, Kab. Bulukumba, Minggu (14/7/2019).
Top Ad

INIPASTI.COM, BULUKUMBA, – Volunter dari berbagai negara yang tergabung dalam organisasi AIESEC, belajar tarian tradisional Sulsel di Sanggar Seni Warisan Budaya (SSWB) Desa Tamatto, Kab. Bulukumba, Minggu (14/7/2019).

Mereka yang berasal dari China, Turky, Swiss, Italia, Lithuania, Mesir ini, tertarik mempelajari beberapa jenis tarian, seperti Padduppa dan tarian empat Etnis.

Tak hanya belajar gerakan tari, para Volunter juga belajar makna dari pakaian adat yang dikenakan penari. Bahkan, saat belajar, mereka mengenakan pakaian adat lengkap khas suku Bugis-Makassar, yaitu Baju Bodo dan Jas Tutu.

Baca Juga:  Aksi Heroik Lima Jurnalis Palu Dapat Penghargaan

Ketua SSWB, WIldhan Syawal mengungkapkan, belajar menari tradisional untuk para turis ini adalah salah satu dari serangkaian kegiatan yang dilakukan para Volunteer di Desa Tamatto.

“Ini juga sebagai ajang promosi kebudayaan yang kita miliki,” ujar Wildan disela-sela waktu latihan.

Bulukumba secara umum, kata Wildan, selama ini dikenal sebagai daerah yang tanak budaya, namun belum terekspos dengan baik. Sehingga, turis mancanegara yang datang ke Bulukumba biasanya hanya mengunjungi Pantai Bira saja.

Baca Juga:  Menanti Pelantikan Pejabat Makassar

“Kita punya banyak Wisata Budaya, ada Ammatoa Kajang, ada pembuatan Perahu Pinisi, ada juga wisata Religi di Dato Tiro. Nah kedatangan mereka di Tamatto, coba kita manfaatkan untuk memperkenalkan itu,” urainya.

(Muh. Seilessy)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.