Urgensi Perencanaan Keuangan

Oleh : Dr. Ade Mujhiyat | Pegiat Filantropi dan Pemberdayaan UMKM

INIPASTI.COM, OPINI — Perencanaan keuangan sangat penting dilakukan semua orang. Dengan adanya perencanaan, setidaknya kita telah mengantisipasi dua hal, pertama, protective benefits untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan dalam pengambilan keputusan dan kedua, prositive benefits untuk meningkatkan sukses pencapaian tujuan masa depan.

Inline Ad

Pandemi Covid-19 yang masih terus berlangsung hingga saat ini, menuntut kejelian kita dalam menentukan perencanaan keuangan. Apalagi kalau kita berprofesi sebagai pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Karena selama setahun pendemi Covid-19 ini, telah berdampak besar terhadap keberlangsungan UMKM.

Berdasarkan informasi dari Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Ikhsan Ingratubun (26/03/2021), ada sebanyak 30 juta UMKM yang bangkrut akibat kebijakan pembatasan sosial di dalam negeri selama pandemi. Hanya tersisa sekitar 34 juta unit usaha wong cilik atau tinggal hampir 50 persen saja dari posisi 2019 yang berjumlah 64 juta unit usaha.

Hal tersebut semakin diperparah lagi dengan kenyataan bahwa lebih dari 7 juta tenaga kerja informal dari UMKM juga kehilangan pekerjaannya. Ini menunjukkan bahwa dampak pandemi Covid-19 pada industri UMKM sangat signifikan.

Kondisi ini tentu menuntut strategi baru bagi para pelaku usaha untuk merancang pemanfaatan modal secara cermat dan tepat. Terutama sekali terkait dengan perencanaan keuangan. Yang akan menjadi penentu kesuksesan dalam menjalankan roda kegiatan usaha selanjutnya.

Baca Juga:  OPINI: Penistaan Agama Menggurita, Negara Acuh Tak Berdaya

Perencanaan keuangan merupakan salah satu bagian dari proses perencanaan organisasi (corporate planning). Senduk (2000) mendefinisikan perencanaan keuangan sebagai proses merencanakan tujuan-tujuan keuangan jangka pendek maupun jangka panjang.

Dari perencanaan, organisasi atau perusahaan diharapkan mampu menghindari kesalahan-kesalahan yang bakal terjadi. Juga dapat menghasilkan keputusan yang terbaik untuk masa depan. Sehingga akhirnya mampu meningkatkan kinerja perusahaan.

Adanya perencanaan keuangan, dimaksudkan untuk memprediksi posisi, situasi dan kondisi keuangan di masa yang akan datang. Yang akan memberikan panduan bagi perubahan dan pertumbuhan yang terjadi di dalam perusahaan. Sebab tujuan utama dari perencanaan keuangan adalah untuk memberikan arah pertumbuhan dan perkembangan pada perusahaan secara berkelanjutan.

Senduk (2000) mengungkapkan ada beberapa alasan mengapa kita harus melakukan perencanaan keuangan, yaitu: 1) Adanya tujuan keuangan yang ingin dicapai. 2) Tingginya biaya hidup saat ini, 3) Naiknya biaya hidup dari tahun ketahun, 4) Keadaan perekonomian tidak akan selalu baik, 5) Fisik manusia tidak akan selalu sehat, 6) banyaknya alternatif produk keuangan.

Sementara Menurut Wibawa (2003) perencanaan keuangan memiliki manfaat pada: 1) pendisiplinan langkah untuk mengendalikan diri dan menyediakan kondisi finansial masa depan yang terbaik bagi diri sendiri dan keluarga secara efisien dan efektif, sesuai dengan kemampuan finansial saat ini, 2) adanya jaminan keuangan yang aman (secure) dan 3) membantu secara efisien dan efektif meraih cita-cita finansial.

Baca Juga:  Munaslub Golkar, Jangan Aklamasi

Untuk mencapai keberhasilan dalam pengelolaan keuangan yang maksimal menurut Bob Goss (2001), maka kita harus merencanakan keuangan secara optimal dengan menentukan langkah-langkah perencanaan keuangan sebagai berikut: 1) menetapkan tujuan keuangan yang terukur, 2) evaluasi kembali kondisi keuangan secara periodik, 3) mulai perencanaan sedini mungkin, 4) penetapan tujuan keuangan haruslah realistis, dan 5) adanya perjuangan dan usaha untuk mencapai tujuan keuangan.

Pendapat tersebut menunjukkan bahwa perencanaan keuangan sangat penting dilakukan. Sebab setiap orang atau organisasi pada dasarnya memiliki ketidak pastian akan masa depan kehidupan finansial. Tidak ada seorangpun yang dapat mencegah terjadinya krisis, kecelakaan, penderitaan dan kesukaran atau sekedar mengejar keberuntungan dan nasib baik dalam hidup.

Dengan adanya perencanaan keuangan, diharapkan akan dapat memberikan pilihan untuk menghadapi masa depan. Allah SWT menegaskan dalam firman-Nya: “…dan hendaklah Setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)…” (Al-Hasyr: 18).

Nabi SAW juga bersabda dalam haditsnya: “Jika engkau berada di pagi hari, jangan tunggu sampai petang hari. Jika engkau berada di petang hari, jangan tunggu sampai pagi. Manfaatkanlah waktu sehatmu sebelum datang sakitmu. Manfaatkanlah waktu hidupmu sebelum datang matimu.” (HR. Bukhari)

Baca Juga:  Welcome Back Mayor !

Semoga kita mampu melakukan perencanaan keuangan dengan lebih baik. Untuk keberlangsungan kehidupan di masa depan. Di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung dan tak pasti kapan berakhir. Sehingga kita bisa mengantisipasi segala macam kemungkinan krisis dan akibat buruk yang akan terjadi. Kita pun akhirnya dapat menikmati kehidupan dengan indah, damai dan bahagia. Insya Allah…

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.